Home / Kobar

Rabu, 21 Juli 2021 - 15:17 WIB

Distribusi Pupuk Subsidi Rawan Diselewengkan 

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Tengah, Sahrian meminta distribusi pupuk bersubsidi di Kobar, Kalimantan Tengah perlu diawasi secara ketat.

Sebab, menurut dia, meski kini sudah ada kartu tani, dan kewajiban mengusulkan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKk) sebagai syarat pengambilan pupuk, namun alokasi pupuk bersubsidi masih terbilang rawan diselewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Rawan sekali, karena kita menemukan ada beberapa kali dari distributor, dan pengecer. Kelompok A ternyata kuotanya sudah habis, masih mengambil terus. Jadi misalnya, dalam satu desa ada lima kelompok, RDKK total keseluruhan 25 ton, kelompok lain belum ngambil tapi kuota sudah habis diambil satu kelompok tadi,” kata Sahrian, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga :  Dihajar Dentuman Petir, Televisi Meledak, Nyaris Bakar Bangunan Barak

Tak hanya itu aja, Sahrian juga menerangkan bahwa kerap terjadi mark up dalam pengusulan kebutuhan pupuk bersubsidi. Padahal faktanya, kebutuhan yang riil dilapangan, tidak sebesar angka yang diusulkan.

“Kelompok A misalnya, dia (kelompok)  mengusulkan pupuk 10 sampai 20 ton, termasuk di dalamnya NPK, urea dan lain sebagainya. Padahal kebutuhan riil kelompok ini tidak segitu. Jadi pupuk itu dikemanakan,” sambungnya.

Baca Juga :  Busett...Bulan Ramadhan, IRT di Kobar Jual Puluhan Liter Miras

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua KTNA Kobar itu berharap perlu ada upaya pengawasan yang berkelanjutan agar distribusi pupuk tepat pada sasaran.

“Jadi pemantauan-pemantauan seperti itu yang perlu kita berkerjasama, melibatkan KTNA dan kelompok tani itu sendiri, sehingga pupuk itu betul-berul peruntukannya yang membutuhkan,” pungkas Sahrian. (lh)

Share :

Baca Juga

Kobar

Dikira Pencuri, Pria Gangguan Jiwa Ngamuk Bawa Sajam Ditangkap Warga Kobar

Kobar

Warga Kelurahan Baru Nekat Bakar Rumahnya Sendiri

Kobar

Truk Dum Hajar Toyota Avanza, Satu Penumpang Patah Kaki

Kobar

Waduh…Kesadaran Masyarakat Gunakan E-Parkir Masih Minim

Kobar

Dewan Sahkan Empat Ranperda Baru Jadi Perda

Kobar

Napi Lapas Pangkalan Bun Disosialisasi Tata Cara Pencoblosan

Kobar

17 PKL Kobar Lolos Uji Lab Loka POM Pangkalan Bun

Kobar

Pecah Ban, Truk Bermuatan Cat Terguling di Jalan Ahmad Yani