Home / Kotim

Rabu, 28 Juli 2021 - 12:29 WIB

Berusaha Kabur, Pengedar Sabu Kotim Didor Polisi

Pelaku saat mendapat perawatan di RSUD Marjani Sampit, usai dilumpuhkan, Selasa (27/7) tadi malam.

Pelaku saat mendapat perawatan di RSUD Marjani Sampit, usai dilumpuhkan, Selasa (27/7) tadi malam.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Seorang pria bernama Dharma Jaya alias Sayang (43) meringis kesakitan usai didor polisi.

Pengedar sabu ini ditembak anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim, lantaran berusaha kabur saat disergap di kediamannya, Jalan Rahadi Usman, tepatnya di belakang eks Golden RT 01 Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan MB Ketapang Kabupaten Kotim, Selasa (27/7/2021) malam, sekira pukul 21.15 WIB.

Barang bukti yang diamankan anggota Satresnarkoba dari kediaman pelaku, Selasa (27/7) malam.

Dari kediamannya polisi mengamankan barang bukti tiga paket sabu dengan berat 1,73 gram dan satu buah timbangan digital, alat sedotan, 9 pak plastik klip, serta satu set bong.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasatnarkoba AKP Syaifullah mengatakan, penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat anggota melakukan penyelidikan kemudian mendatangi kediaman pelaku di Jalan Rahadi Usman tepatnya di eks belakang Golden.

Baca Juga :  Program TMMD Juga Menyasar Bidang Pendidikan

Saat hendak dilakukan penyergapan pelaku berupaya melawan dan melarikan diri sehingga anggota terpaksa mengambil tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya. Ketika dilakukan penggeledahan di kediamannya ditemukan barang bukti 3 paket sabu, timbangan digital dan 9 plastik klip serta satu set bong.

Baca Juga :  Laka Tunggal, Warga Ketapang Tewas di tempat

Usai dilumpuhkan, pelaku kemudian dibawa ke RSUD Murjani Sampit untuk mendapat perawatan mengeluarkan proyektil peluru. Setelah itu, dilakukan penahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Atas perbuatannya ini, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun, dan maksimal 10 tahun penjara,”tandas Syaifullah. (Ry/hm)

Share :

Baca Juga

Kotim

Pembangunan Pos Pelayanan Terpadu Sudah Tahap Pemasangan Atap

Kotim

Dua Pengedar Sabu Baamang Diringkus di Barak

Kotim

Tim Gabungan di Kotim Patroli Pengamanan Natal

Kotim

Jual 33 Paket Sabu, Warga Ketapang Diringkus Polisi

Kotim

Lagi, Dua Pengedar Sabu Baamang Tengah Diringkus Polisi

Kotim

Tragis, Remaja Bali Tewas Seruduk Mobil Anggota Dewan Kotim

Kotim

Satpol PP Kotim Bakal Tertibkan Baliho dan Spanduk Tanpa Izin

Kotim

Warga Berterimakasih Tim Satgas TMMD Telah Perbaiki Musala