Home / Kobar

Jumat, 25 Juni 2021 - 07:46 WIB

Ustaz Bejat Perkosa Bocah SD di Musala

Ilustrasi net.

Ilustrasi net.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Seorang ustaz berinisial A (21) yang berkerja sebagai guru ngaji sekaligus marbot di sebuah musala di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah tega mencabuli seorang bocah perempuan di bawah umur, sebut saja mawar (bukan nama sebenarnya) (9).

Tindakan asusila itu sejatinya terjadi sehari jelang lebaran Idul Fitri, Rabu (12/5/2021). Namun, baru terungkap Minggu pekan lalu (20/6/2021), setelah korban yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) ini memberanikan diri bercerita ke orang tua temannya.

Orang tua dari teman korban merasa curiga lantaran korban takut saat diajak masuk ke dalam musala yang biasanya menjadi tempat korban menimba ilmu agama.

Korban kemudian bercerita kepada orang tua rekannya terkait perbuatan keji yang dilakukan oleh oknum guru ngaji itu. Bahkan, bibi korban langsung pingsan mendengar cerita pengakuan Mawar.

Nenek Korban, JY (50) kepada KaltengEkspres.com, Kamis (24/6) menceritakan, pada saat kejadian, mulanya terduga pelaku meminta nenek korban membawakan makanan berbuka puasa.

Setelah itu, korban ditemani kakak korban, dan satu orang teman sebayanya mengantar makanan itu ke rumah tersangka yang kebetulan satu dengan musala.

Baca Juga :  Pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Imanuddin Terbaik se-Kalteng

Usai mengantar makanan, korban selanjutnya disuruh si ustadz untuk mengambil dan mencuci tempat makanan di dapur, sementara dua anak tadi diminta untuk menunggu diluar.

“Mawar masuk, pintu luar dikunci. Jadi setelah Mawar selesai mencuci piring dan ember, mau keluar tidak diperbolehkan, langsung ditarik ke dalam kamarnya,” kata nenek korban.

Selang setengah jam, kedua rekannya mencoba mengetok pintu dan memanggil korban untuk segera pulang tetapi tidak ada jawaban.

“Mawar mau menyahut tidak bisa karena mulutnya sudah dibekap, lalu direbahkan dan melakukan perbuatan itu,” sambungnya dengan nada emosi.

Karena tidak mendapat respon, kedua rekan korban mencoba sekali lagi mengetuk pintu dengan harapan agar Mawar cepat keluar. Tetapi yang keluar bukan korban, melainkan tersangka.

Tersangka lalu menuju kamar mandi dan menghidupkan air kran, kemudian masuk lagi ke dalam kamar.

“Kamu jangan teriak Mawar, kalo teriak ku sembelih (bunuh). Langsung Mawar direbahkan lagi,” ujar nenek korban seraya menirukan ucapan tersangka.

Selesai melakukan perbuatan biadabnya, Mawar baru diperbolehkan pulang lewat pintu belakang, karena takut aksi bejatnya ketahuan istri si ustadz yang saat itu berada di salah seorang rumah warga, tak jauh dari TKP.

Baca Juga :  Ayah Bejat Tega Cabuli Anak Tirinya

Mengetahui cucunya menjadi korban, nenek korban langsung menghubungi kedua orang tua Mawar.

Tak terima buah hatinya menjadi korban asusila, selanjutnya mereka langsung melaporkan kasus ini kepada aparat kepolisian.

Dari sumber yang sama, tersangka saat ini sudah ditahan oleh pihak kepolisian, setelah sebelumnya dilakukan penangkapan oleh tim buser di kediamannya.

“Setelah selesai melapor diproses dengan penyidik, dibawa ke rumah sakit divisum ternyata positif (kekerasan seksual),” tuturnya.

Ia berharap tersangka dapat dihukum seberat-beratnya karena perbuatan tersangka membuat cucu kesayangannya mengalami tekanan fisik dan mental.

“Masih sakit hati sampai sekarang, meneguk liur rasa kering, apa perlu rontokan giginya tuh” imbuh JY.

Hal senada disampaikan kakek korban, AS (59). Ia berharap keadilan dapat ditegakan agar tidak ada lagi jatuh korban.

“Saya sakit hati juga. Saya juga baru tadi ini makan, sampe nasi kuning di cosmos gak ada yang makan. Pokoknya minta hukuman yang paling berat,” ujar AS.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (lh)

Share :

Baca Juga

Kobar

Buruh Kobar Juga Tuntut Turunkan Kenaikan Harga Beras, TDL dan Tolak TKA

Kobar

Teler, Dewa Mabuk Diciduk Satpol PP Kobar

Kobar

Mulai Bulan Ini, Petugas Sensus Penduduk Kunjungi Rumah Warga

Kobar

Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Pidana Oknum Ustadz

Kobar

Busett… Harga Ayam Potong Melambung Tinggi di Pangkalan Bun

Kobar

13 Ribu Pemudik Tinggalkan KobarĀ 

Kobar

Penyakit Kambuh, Warga Tionghoa Ditemukan Tewas

Kobar

Polres Kobar Musnahkan 7,53 Gram Sabu