Home / Metro Palangka Raya

Jumat, 4 Juni 2021 - 21:22 WIB

Tolak Vaksin, Kakak Beradik Dipanggil Polisi

Personil Bid Humas Polda Kalteng memberikan teguran kepada warga Palangka Raya yang menyebarkan Hoax, Jumat (4/6/2021). Foto : Am

Personil Bid Humas Polda Kalteng memberikan teguran kepada warga Palangka Raya yang menyebarkan Hoax, Jumat (4/6/2021). Foto : Am

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pelaksanaan vaksin bagi masyarakat Kota Palangka Raya sampai saat ini masih dilakukan baik Pemerintah, Polisi dan Masyarakat.

Dalam hal ini dua warga Kota Palangka Raya justru malah berurusan dengan polisi karena perbuatannya. Dua perempuan yang merupakan kakak beradik ini membuat postingan di Facebook yang seakan-akan menolak untuk dilakukan vaksinasi.

Dua perempuan kakak beradik yang bernama Agus Tiyani dan Misnah ini hanya bisa diam saat anggota kepolisian tim virtual Police Bidhumas Polda Kalimantan Tengah memberikan imbauan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Pol Eko Saputro mengatakan, bahwa akun Facebook yang bernama Misnah Zhaa Uyee memposting status di Facebook dengan tulisan “Syarat masuk tatap muka harus divaksin orang tuanya. Maaf dengan alasan apapun saya menolak, kalau ada yang mau divaksin silahkan” tulis akun atas nama Misnah Zhaa Uyee.

Baca Juga :  Beri Dukungan, Istri Gubernur Kalteng Jenguk Titi Wati

Selanjutnya, dari dalam kolom komentar juga ada yang mengomentari tentang vaksin yang hanya bertujuan untuk mengurangi padatnya penduduk di Indonesia.

“Jadi kedua perempuan tersebut tidak menyetujui adanya program vaksinasi tersebut,” kata Kombes Pol Eko Saputro, Jumat (4/6/2021) Siang.

Kemudian Lanjut Eko, didalam komentar akun Facebook Agus Tiyani “Kalau sekolah ya sekolah aja enggak usah vaksin karena vaksin terbagi menjadi tiga dan kemungkinan vaksin yang ketiga hanya untuk mengurangi Penduduk Indonesia yang sangat padat,” tulis di akun tersebut.

Baca Juga :  Gubernur Harapkan Presiden Resmikan Bandara Tjilik Riwut

“Keduanya sudah kita lakukan pemanggilan dan diberikan teguran serta diberikan pemahaman tentang bijak dalam bermedia sosial,” jelas Eko.

Ditambahkan, kakak beradik ini dinilai tidak bijak dalam bermedia sosial. Karena tidak ingin divaksin, mereka menyebar hoax bahwa vaksin bisa membunuh penduduk di Indonesia jadi dirinya berharap agar masyarakat untuk selalu bijak dalam bermedia sosial. (Am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Motor Warga Kereng Bangkirai Digasak Pencuri

Metro Palangka Raya

Tim Densus 88 Tangkap Teroris di Palangka Raya

DPRD Kota

Disdik Kota Diminta Perketat Pengawasan Pungli

Metro Palangka Raya

Jembatan Bukit Rawi Ditagetkan Selesai 2022

Metro Palangka Raya

Pemuda yang Mendoakan Palangka Raya Terjadi Bencana Diciduk Polisi

DPRD Kota

DPRD Kota Dorong Perusahaan di Kota Palangka Raya Bayar THR Tepat Waktu

Metro Palangka Raya

Polda Kalteng Ungkap Jaringan Perdagangan Manusia

Metro Palangka Raya

Tragis, Dihantam Truk, Pengendara Motor Tewas Terlindas