Home / Kotim

Kamis, 10 Juni 2021 - 20:21 WIB

Sadis! Korban Dihabisi 11 Tusukan, Ini Kronologisnya

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat memberikan keterangan kepada awak media, ketika menggelar konferensi pers terhadap kasusnya, Kamis (10/6).

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat memberikan keterangan kepada awak media, ketika menggelar konferensi pers terhadap kasusnya, Kamis (10/6).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotim berhasil meringkus pelaku pembunuhan wanita bernama Susiani (55) warga Samuda Kecil Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotim.

Pelaku berinisial DM (54) yang merupakan suami korban ini ditangkap di kediamannya di mess perkebunan sawit PT MAP Barat Desa Penyang Kecamatan Telawang Kabupaten Kotim.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengatakan, kejadian pembunuhan ini berawal saat korban pada Jumat (4/6/2021) lalu, sekitar pukul 08.00 WIB, pamit kepada suaminya untuk pergi memancing ikan.

Sementara suaminya ini saat itu berangkat bekerja memperbaiki gerobak untuk mengangkut buah kelapa sawit perusahaan. Sekira pukul 11.00 WIB, suaminya ini pulang ke rumah usai bekerja, dan tidak menemukan istrinya di rumah, lantaran belum pulang dari tempat memancingnya.

Melihat istrinya belum pulang ke rumah, suaminya ini kemudian mendatangi ke lokasi korban memancing, tepatnya di Blok B 14, dan saat itu hanya menemukan sepeda motor korban. Sekira pukul 11.30 WIB, pelaku menyisiri sekitar lokasi dan menemukan korban sedang memancing di dekat parit kebun sawit PT MAP.

Baca Juga :  Petugas Dishub Palangka Raya Tangkap Jukir Liar

Setelah bertemu istrinya ini, antara keduanya langsung terjadi pertengkaran hebat. Sehingga pelaku langsung memukul dada dan kepala korban. Saat itu korban melawan dengan memukul dada pelaku sekali.

Karena perlawanan korban ini, membuat pelaku tambah marah sehingga mengambil pisau di bakul pancingan korban kemudian membacok korban sebanyak 11 kali dibagian tubuh dan kepala hingga membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah korban meninggal dunia, pelaku menyeret tubuh korban ke parit dan ditutupi dengan pelepah sawit. Setelah itu pelaku pergi meninggalkan lokasi,”ungkap Kapolres kepada awak media, saat pres release, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga :  Pasutri Tewas Usai Terjatuh dan Tertabrak Pikap Grand Max¬†

Kapolres menjelaskan, pembunuhan ini dipicu masalah rumah tangga antara korban dan pelaku. Karena sejak tiga bulan terakhir antara keduanya sering terjadi pertengkaran. Puncaknya terjadi saat korban pulang bekerja, namun mendapati istrinya tidak berada di rumah.

“Kasus ini terungkap berawal saat salah seorang karyawan kebun menemukan mayat korban di parit, Sabtu (5/6/2021) sekira pukul 08.00 WIB. Temuan ini dilaporkan ke anggota kepolisian, dan sekira pukul 08.30 WIB, mayat korban di evakuasi anggota,”ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, bahwa sebelum mayat korban ditemukan, pelaku sempat menutupi perbuatannya dengan berpura-pura menyebut korban hilang dan ikut melakukan pencarian.

Atas perbuatannya ini pelaku dikenakan  dua pasal berlapis, yakni KDRT dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. (Ry/hm)

 

Share :

Baca Juga

Kotim

Giliran Pengedar Sabu Ketapang Diringkus Polisi

Kotim

Korsleting Listrik, Gudang CV Lingkar Berkobar

Kotim

Satu Penderita DBD Meninggal di Kotim

Kotim

Miris!! Kenakalan Remaja Semakin Menjadi di Kotim, Dua Anggota Geng Expektor Diciduk Polisi, Saat Pesta Miras dan Tauran

Kotim

Bawa Sabu, Pemuda Jemaras Diringkus Polisi

Kotim

24 Pelabuhan Berizin di Sampit Ditinjau Ulang

Kotim

Dikepung Warga, Maling Sarang Walet Bersenpi Sudah 7 Jam Terkurung di Bangunan

Kotim

Beredar Surat, RSUD Kotim Diduga Minta Donasi ke Masyarakat, Dana APBD Dipertanyakan?