Home / Katingan

Minggu, 13 Juni 2021 - 18:57 WIB

Bejat, Pria Desa Hampalit Ini Setubuhi Gadis ABG

Pelaku saat diamankan di Mapolres Katingan, Minggu (13/6).

Pelaku saat diamankan di Mapolres Katingan, Minggu (13/6).

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Kejahatan asusila lagi-lagi terjadi di Kabupaten Katingan. Kali ini pelakunya seorang pria bernama Supriyanto alias Supri (45).

Warga yang tinggal di Jalan Tjilik Riwut KM 25 RT 04 Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir ini tega menyetubuhi anak dibawah umur sebut saja Bunga (14) nama samaran di rumah korban di desa setempat, Rabu (2/6/2021) lalu, sekira pukul 09.00 WIB.

Akibat perbuatannya ini, pelaku ditangkap anggota Satreskrim Polres Katingan Sabtu (12/6/2021). Kini pelaku bersama sejumlah barang bukti telah diamankan ke Mapolres Katingan.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kasat Reskrim Iptu Adhy Heriyanto, mengatakan, kasus ini terungkap berawal saat anggota menerima laporan dari keluarga korban terkait kasus asusila tersebut. Menindaklanjuti laporan ini, anggota Jatanras Polres Katingan melakukan penyelidikan dan meringkus pelaku tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Dua Pengedar Sabu Kecamatan Pulau Malan Diringkus Polisi

“Pengajuan keluarga korban, awalnya ibu korban melihat sebuah video pelaku bersama anaknya sedang tiduran di dalam kamar rumah mereka. Saat itu ayah korban langsung menanyakan peristiwa tersebut kepada korban, dan korban membenarkan, serta mengaku telah disetubuhi pelaku sebanyak 3 kali,”ungkap Adhy.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku ia tega melakukan perbuatan tersebut karena merasa suka dan bernafsu dengan korban sehingga pelaku mengajak korban berhubungan badan. Untuk membujuk korban agar bersedia dibawa berhubungan badan pelaku kerap kali memberikan uang sebesar Rp 50 ribu. Pelaku juga mengakui kalau pelaku pada saat melakukan perbuatannya tersebut dalam keadaan sadar.

Baca Juga :  LPTQ Katingan Gelar Rapat Persiapan STQH dan MTQ

“Atas perbuatannya ini, pelaku dikenakan pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,”tandasnya. (MI)

Share :

Baca Juga

Katingan

Safari Ramadhan Pjs Bupati di Katingan Hilir, Disambut Antusias Warga

Katingan

PAD Katingan Lima Besar se-Kalteng

Katingan

Dewan Berharap Vaksinasi Massal Malam HariĀ 

Katingan

Remaja Kasongan Tewas Tenggelam

Katingan

Utamakan Pencegahan Dalam Cipkon Kondusif

Katingan

Sejak 2016, TN-BRBB Kasongan Sudah Lepasliarkan 165 Individu OrangutanĀ 

Katingan

Masyarakat Diminta Jadi Estafet Pengembangan Nilai Budaya

Katingan

Warga Desa Tewang Dikabarkan Hilang