Home / Pemkab Kobar

Selasa, 11 Mei 2021 - 22:02 WIB

Pemkab Kobar Izinkan Salat Id di Masjid

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat memberikan keterangan kepada awak media.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat memberikan keterangan kepada awak media.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan izin untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah berjamaah di masjid dan lapangan terbuka. Namun, dengan ketentuan jamaah yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah.

Ketentuan tersebut, disampaikan oleh Pemkab Kobar melalui surat edaran Bupati Kobar, Nomor : 451/02/KESRA/2021, berisi tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri dan Halal Bihalal, pada hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H/ 2021 M, di masa pandemi Covid-19, yang ditandatangani oleh Bupati Kobar Nurhidayah, pada 11 Mei 2021.

Baca Juga :  Kelurahan Mendawai Tidak Melayani Warga tak Pakai Masker

“Selain syarat batas maksimal 50 persen, pengurus masjid dan atau Panitia Salat Idul Fitri 1 Syawal 1449 H/2021, wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Tim Sastgas Covod-19 terkait informasi status zona sebelum dilaksanakannya salat id di masjid atau lapangan terbuka,”ungkap Bupati.

Adapun zona yang dimaksud yakni untuk zona merah dan orange pelaksanaan salat Idul Fitri di rumah masing-masing. Kemudian, untuk wilayah zona hijau dan kuning maka pelaksanaan bisa di masjid dan lapangan terbuka.

Dalam edaran tersebut, juga diimbau agar perayaan Idul Fitri cukup dihadiri oleh keluarga inti di rumah masing – masing dan tidak melakukan open house atau halal bihalal yang dapat mengumpulkan orang banyak.

Baca Juga :  ASN Harus Patuhi Larangan Mudik

Selain itu juga, disampaikan kegiatan yang berhubungan dengan merayakan malam Idul Fitri seperti Takbir Keliling, maupun pawai yang bersifat mengumpulkan massa tidak diperkenankan. Sedangkan kegiatan takbiran di masjid dan musholla dapet dilaksanakan secara terbatas.

“Takbir keliling ditiadakan, namun untuk takbir di masjid diizinkan, dengan syarat maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musholla dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak,”tandas Bupati. (NK)

Share :

Baca Juga

Kobar

Diguyur Hujan Lebat, Tiga RT di Kumai Direndam Banjir

Kobar

Wabup dan Gubernur Apresiasi Penyaluran Bantuan Pusat

Kobar

Bupati Nurhidayah Cek Kantor Layanan Publik Pastikan Berjalan Baik

Pemkab Kobar

Bupati Kobar Resmikan Pasar Indrasari Kelurahan Baru

Pemkab Kobar

Dinkes Kobar Cek Kesehatan 125 Calon Jemaah Haji Kobar

Pemkab Kobar

Makin Meluas, Positif Covid-19 di Kobar Menjadi 27 Orang

Pemkab Kobar

Satgas Diharapkan Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Pemkab Kobar

Ratusan CPNS Kobar Terima SK Penugasan