Home / Kapuas

Sabtu, 1 Mei 2021 - 20:08 WIB

Pemeriksaan di Pos Perbatasan Kalselteng Diintensifkan

KUALA KAPUAS,KaltengEkspres.com –Menindak lanjuti perintah Gubernur Kalteng maupun Kapolda Kalteng serta unsur terkait dalam rangka memutus mata rantai covid-19 petugas di lapangan. Seperti adanya pengetatan pemeriksaan di pos penjagaan di perbatasan Kalsel dan Kalteng (Kalselteng) di kilometer 12,5  Anjir Serapat Timur, Kabupaten Kapuas.

Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno S.H.,M.M. yang dibincangi media ini Sabtu (1/5/2021) mengatakan bahwa berdasarkan keputusan ditetapkan Pemkab Kapuas mulai hari tanggal 1 Mei  sudah melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kepada masyarakat pengguna jalan yang akan masuk ke wilayah Kalteng.

“Jadi harapan kami agar melengkapi diri dengan surat keterangan bebas covid yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang kredibel. Paling lama sampel diambil 3X24 jam,” ujar Eko.

Baca Juga :  Purnawirawan Kodim Kapuas Divaksinasi Tahap II

Menurut Eko tidak ada toleransi karena itu sudah keputusan pemerintah dan pihaknya pelaksana di lapangan tidak berhak memberikan kelonggaran dan untuk itu dia berharap kerjasama masyarakat yang akan masuk wilayah Kalteng.

Jadi sesuai SOP kota bilamana perjalanan masyarakat yang masuk kalteng tidak melengkapi surat bebas covid itu akan kita lakukan putar balik. Jadi kita kembalikan kedaerah asal.

“Tapi jika bisa melengkapi syarat tersebut maka bisa melintas,” jelas Eko.

Lebih lanjut dijelaskannya ketentuan ini sifatnya umum. Siapapun dia yang melaksanakan perjalan masuk ke wilayah Kalteng. Tidak hanya pada masyarakat pendatang saja. Termasuk warga Kapuas juga. Jika masuk kembali kesini harus melengkapi surat bebas covid rapid antigen.

Baca Juga :  Usai Pesta Miras, Ucil Tewas Dikeroyok Temannya

Karena regulasi yang disepakati seperti itu. Jadi Pemkab Kapuas punya lebijakan untuk memproteksi warga dari resiko penularan covid

“Kami harapkan masyarakat yang tidak mempunyai kepentingan yang sifatnya urgent dan genting untuk tidak melaksanakan mudik. Karena sebetulnya mudik ini tidak menghalangi silaturahmi,”

“Jadi mudik di era pandemi ini resiko tinggi. Kita tidak tahu apakah kita pembawa virus keluarga di kampung. Makanya ini resiko yang kita eleminir agar tidak berkembang ke sana.” Pungkasnya.(yan/rif)

Share :

Baca Juga

Kapuas

Anggota DPRD Minta Pemkab Kapuas Subsidi SPP Siswa

Kapuas

Danrem 102/Panju Panjung Kunker ke Kapuas

Kapuas

Kadin Kapuas Akan Laksanakan Vaksinasi Tahap Pertama 500 Dosis

Kapuas

Tragis! Kakek Kursani Ditemukan Tewas Mengapung di DAS Kapuas

Kapuas

Meski PSBB, Proses Pendidikan di Kapuas Tetap Jalan

Kapuas

Dalam Rangka HUT TNI KE-75, Kodim Kapuas Gelar Lomba Mancing

Kapuas

Warga Kapuas Barat Gugat PT KSS ke PTUN

Kapuas

Kepergok Pemilik Mencuri Uang, Warga Kapuas Timur Diringkus Polisi