Home / DPRD Barito Selatan

Minggu, 2 Mei 2021 - 09:57 WIB

Pansus LKPJ Minta Dugaan Korupsi BLT DD Tarusan Diusut Tuntas

Buntok, KaltengEkspres.com  – Menyikapi adanya dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Desa Tarusan, Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel),  Ketua Pansus LKPJ Bupati Barsel 2021 dari DPRD setempat H Raden Sudarto SH meminta permasalahan tersebut diusut tuntas.

Mengingat berdasarkan hasil pertemuan antara tim Pansus LKPJ dengan masyarakat desa Tarusan, terungkap bahwa memang dana BLT DD tersebut, sudah dicairkan oleh Pemkab Barsel namun tidak pernah disalurkan kepada para penerima hak.

“Disini sangat jelas, berdasarkan apa yang disampaikan masyarakat bahwa dana DD itu sudah cair dari pemerintah daerah, tapi tidak tersalurkan ke penerima BLT yang punya hak,” ungkapnya saat melakukan peninjauan di Desa Tarusan,” kata Raden Sudarto kepada awak media Sabtu (1/5/2021).

Baca Juga :  Dewan Barsel Dukung Percepatan Vaksinasi Bagi Pelajar

Dijelaskan Politisi PDI Perjuangan  itu, pada pertemuan tersebut warga meminta agar kasus ini segera diusut oleh aparat penegak hukum.

“Maka masyarakat pun meminta supaya permasalahan ini ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum,” jelasnya.

Selain itu, tambah pria yang akrab disapa Haji Alex ini lagi, pihaknya selaku tim Pansus LKPJ akan berupaya membantu masyarakat dengan cara merekomendasikan apa yang menjadi aspirasi warga tersebut.

“Untuk itu kami juga akan  berupaya melengkapi data-datanya, seperti hasil audit dari Inspektorat, nanti kami minta. Apa hasilnya itu sebagai bahan kami nanti,” tegas dia.

Masih dikatakan H Alex, selain menyebabkan kerugian bagi para penerima BLT DD, persoalan ini juga berdampak luas bagi seluruh warga desa, pasalnya penyaluran DD dan Alokasi Dana Desa (ADD) kepada desa Tarusan untuk sementara ditangguhkan hingga permasalahan tersebut dapat diselesaikan.

Baca Juga :  Hari Korupsi Bisa Menjadi Titik Balik  Hindari KKN

“Dampak dari tidak dicairkannya DD ini, yang pertama warga tidak menikmati air bersih, tidak menikmati penerangan, nah itulah dampaknya,” sesal Haji Alex.

Kegiatan Pansus tersebut hanya dihadiri oleh Ketua BPD Tarusan dan anggota, serta para tokoh masyarakat, sedangkan kepala desa dan perangkat tidak berada di tempat karena tengah ada urusan dinas di Buntok.

“Data itu sudah akurat, kita sudah pernah bertemu sebelumnya dengan kepala desa dan dia menyatakan, betul bahwa yang mengelola dana itu, mencairkan dana itu tanpa sepengetahuan kepala desa dan ketua BPD adalah Bendahara Desa. Sudah ketemu dengan kepala desa, sudah berbicara,” tutupnya. (rif)

Share :

Baca Juga

DPRD Barito Selatan

Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Dimaksimalkan

DPRD Barito Selatan

Ketua DPRD Barsel Kritik Rencana Pelantikan di Tengah Tanggap Darurat Covid-19

DPRD Barito Selatan

Komisi III Bakal Monitoring Sekolah Belajar Tatap Muka

DPRD Barito Selatan

Dewan Minta Pemkab Gencar Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini

DPRD Barito Selatan

Dewan Minta Pengusaha Bayar THR Tepat Waktu

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Gelar Rapat APBD 2022 Dengan SOPD Mitra Komisi III

DPRD Barito Selatan

ASN Diharapkan Memiliki Mental Kuat dan Disiplin Tinggi

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Gelar Paripurna, Dengarkan Jawaban Bupati