Home / Nasional

Senin, 12 April 2021 - 11:44 WIB

Polisi Gagalkan Pengiriman 26 Pekerja Migran

ilustrasi net.

ilustrasi net.

MATARAM, KaltengEkspres.com – Anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggagalkan pengiriman 26 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah.

“Para pekerja migran ini tadinya hendak diberangkatkan secara nonprosedural ke Saudi Arabia, Bahrain, dan Unit Emirat Arab (UEA). Namun mereka terjaring tim gabungan saat ditampung di apartemen MOI Tower Santa Monica lantai 2, Jakarta, sejak Senin (5/4/2021),”ungkap Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata , Minggu (11/04/21).

Baca Juga :  Bareskrim Polri Sebut Gedung Kejaksaan Agung Sengaja Dibakar

Hari menjelaskan, bahwa para calon PMI tersebut berasal dari berbagai daerah di NTB. Dengan rinciannya sebagai berikut,  Kabupaten Lombok Barat sejumlah 9 orang, Kabupaten Lombok Tengah sejumlah 8 orang dan Kabupaten Lombok Timur 9 orang.

Baca Juga :  Peras Warga, Lima Anggota BNN Gadungan Dibekuk

Selain mengamankan 26 orang pekerja, pihaknya juga menangkap sponsor yang memberangkatkan mereka di Shelter UPT BP2MI Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku yang menjadi sponsor pemberangkatan ke-26 calon PMI itu yakni Andre. Yang bersangkutan adalah pelaku yang sama pada proses penempatan PMI bermasalah atas nama Sakmah yang telah dipulangkan dari negara Irak,”ujarnya. (as)

Share :

Baca Juga

Nasional

Komandan KKB Tewas Usai Baku Tembak

Nasional

22 Ribu Warga Sipil Jawa Tengah Berpistol

Nasional

Rahmat Hamka Dorong Pemerintah Buat Kebijakan Khusus Bagi Peladang

Metro Palangka Raya

Jokowi Ingatkan Pemprov Kalteng Hati-hati Hadapi Covid-19

Nasional

Polda Jabar Gerebek Pabrik Pembuat Obat Ilegal

Nasional

Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut

Nasional

Gempa Berkekuatan 6,2 Magnitude Guncang Majene

Nasional

Kawal Food Estate, Sejumlah Lembaga di Kalteng Sampaikan Pandangan
error: Content is protected !!