Home / DPRD Provinsi Kalteng

Senin, 12 April 2021 - 16:03 WIB

Gubernur Kalteng Sampaikan Jawaban 2 Raperda

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran pada saat menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi DPRD Kalteng, Senin (12/4/2021). Foto : Ra

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran pada saat menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi DPRD Kalteng, Senin (12/4/2021). Foto : Ra

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021, guna mendengarkan jawaban Gubernur Kalteng, atas pertanyaan tujuh fraksi pendukung DPRD Kalteng, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Cagar Budaya dan Raperda Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), Senin (12/4/2021) pagi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno dan didampingi oleh Wakil DPRD Kalteng, Jimmy Carter, Abdul Razak dan Faridawaty Darland Atjeh.

“Setelah kemarin teman-teman dari Fraksi Pendukung DPRD Kalteng sudah menyampaikan pandangan umum terhadap dua Raperda Provinsi Kalteng, sekarang kita persilahkan Gubernur Kalteng menyampaikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran dalam pidatonya mengatakan, substansi pengaturan dalam Pasal demi Pasal Raperda ini, diyakini akan sangat memberi manfaat dalam hal pencegahan maupun perbaikan komponen yang ada di dalam sebuah DAS. Perda ini nantinya diharapkan dapat menjadi payung hukum sebagai kebijakan-kebijakan tindak lanjut dalam hal pengelolaan DAS yang berkelanjutan.

Baca Juga :  RSUD Doris Sylvanus Diminta Tingkatkan Pelayanan

“Upaya-upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan dan penggunaan hutan, lahan dan air dengan tetap memperhatikan kelestarian ekosistem, kegiatan rehabilitasi, dan konservasi hutan dan lahan,” ucapnya.

Sementara itu, terkait Raperda Cagar Budaya, Sugianto menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak ragu-ragu dalam mengambil langkah dan strategi untuk pelestarian Cagar Budaya di Kalteng, yang sudah dan akan dilaksanakan selama ini, yaitu berupa penyelamatan, pengamanan, zonasi, pemeliharaan, dan pemugaran atau
renovasi.

“Demikian juga dengan anggaran, Pemda sedikit demi sedikit menganggarkan untuk pembiayaan pemeliharan Cagar Budaya di Kalteng, sesuai dengan anggaran yang tersedia, baik dari APBD maupun dari
APBN, seperti pengangkatan dan Gaji Juru Pelihara (Jupel) di setiap Cagar Budaya di seluruh kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca Juga :  Dukung Pemerataan Listrik Hingga Pelosok Desa

Dengan adanya pelestarian Cagar Budaya, diharapkan akan semakin banyak tujuan wisata yang dapat kita tawarkan, baik mancanegara maupun domestik. Hal ini tentunya pasti akan berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat, baik melalui perdagangan barang sampai dengan jasa yang diberikan dalam rangka pelayanan wisatawan-wisatawan.

“Untuk itu, apabila nanti ditetapkan menjadi Perda, kami yakin Raperda ini akan sangat berguna bagi masyarakat Kalteng, baik dari sisi Pelestarian Budaya, maupun sisi peningkatan perekonomian masyarakat,” tukasnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Provinsi Kalteng

Perlu Percepat Pembangunan Jaringan Telkom di Pedalaman

DPRD Provinsi Kalteng

Perkuat Komitmen untuk Perangi Peredaran Narkoba

DPRD Provinsi Kalteng

DPRD Kalteng Monitoring Penyusunan Anggaran Kapuas

DPRD Provinsi Kalteng

Perlu Adanya Gerakan Melestarikan Lingkungan

DPRD Provinsi Kalteng

Anggaran Pengembangan SDM Desa Diusulkan Rp 21 Miliar

DPRD Provinsi Kalteng

DPRD Kalteng Akomodir Aspirasi Aliansi Masyarakat Gumas

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Minta Gubernur Terbitkan Pergub Dalkarla

DPRD Provinsi Kalteng

Pemda Diminta Perkuat Cadangan Pangan Daerah