Home / Metro Palangka Raya / Pemprov Kalteng

Rabu, 7 April 2021 - 14:28 WIB

Dongkrak Pajak, PBS Harus Gunakan Plat KH

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (7/4).

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (7/4).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran mendorong peningkatan pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya dengan melakukan pemantauan terhadap kendaraan operasional perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kalteng, yang bernomor polisi non-KH.

Pasalnya kendaraan pengangkut crude palm oil (CPO), batubara atau BBM dan lainnya, harus dapat mematuhi peraturan yang di tentukan dalam muatan menggunakan jalan, agar tidak melebihi kapasitas muatan yang berefek pada tingginya kerusakan jalan di daerah ini.

“Saya minta jangan melebihi tonase dan seluruh kendaraan operasional perusahaan di Kalteng diwajibkan menggunakan plat KH. Selain untuk membantu pajak ke daerah, juga membantu pajak ke negara, ditambah dengan pengawasan KPK dan aparat penegak hukum lainnya sehingga tidak ada potensi pungutan liar (Pungli) yang terjadi, terutama di wilayah lingkup Pemprov Kalteng dan Kabupaten/kota,” katanya, Rabu (7/4/21).

Baca Juga :  Gasak TV dan Gas Elpiji Tetangga, Wanita Muda Diringkus Polisi

Gubernur Sugianto mengungkapkan, jika perusahaan yang berdiri di Kalteng menggunakan plat non KH maka sangat dirugikan, karena jalan yang digunakan menjadi rusak dan Kalteng dirugikan, apalagi bayar pajaknya tidak di daerah Kalteng.

“Jika masih ada kendaraan khususnya perusahaan yang ada di Kalteng tidak menggunakan plat non KH berarti mereka tidak berupaya membantu daerah, karena bayar pajaknya di luar Kalteng, sementara penggunaan kendaraan di Kalteng. Ini yang harus terus disosialisasikan dan edukasi agar kendaraan non KH beralih ke KH,” tegasnya.

Baca Juga :  Raja Williem dan Ratu Maxima Batal Kunjungi Kalteng

Untuk itu perlu adanya sinergitas dari berbagai pihak, baik dari eksekutif, legislatif maupun jajaran TNI/Polri untuk bersama-sama mengawasi dan membangun Bumi Tambun Bungai ini.

Sugianto juga meminta kepada bupati dan wali kota, untuk mengawasi angkutan dengan muatan yang berlebih. Pasalnya hal tersebut dinilai dapat membuat jalan provinsi yang dibangun cepat rusak, dan upaya pemeliharaan atau perbaikan membutuhkan waktu cukup lama.

“Saya harap kepala daerah di Kalteng dapat memantau sistem angkutan kendaraan. Terutama angkutan yang masih menggunakan plat non KH, agar dapat dialihkan ke KH. Termasuk juga memantau angkutan yang melebihi tonase, yang dapat mempercepat kerusakan jalan,” tandasnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Tak Gunakan Masker, 82 Pengendara Terjaring Razia

Metro Palangka Raya

Bawa Sajam, Pemuda Mabuk Diringkus Polisi 

Metro Palangka Raya

Ketua DAD Kalteng Persunting Putri Pariwisata

Pemprov Kalteng

Gubernur Siapkan Tiga Ruang Karantina

Metro Palangka Raya

Kalteng Kembali Terima 27.000 Dosis Vaksin Sinovac

Metro Palangka Raya

Polda Kalteng Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Metro Palangka Raya

Bawa Obat Terlarang, Dua Pemuda Diciduk Tim Raimas 

Metro Palangka Raya

Pesta Lem Fox, Empat Remaja Diangkut Polisi
error: Content is protected !!