Home / Hukum Kriminal / Metro Palangka Raya

Jumat, 16 April 2021 - 23:12 WIB

Cabuli 2 Cucunya karena Kecanduan Video Porno

Tersangka pelaku RO saat digiring di  Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah, Jumat (16/4/2021). Foto : TN

Tersangka pelaku RO saat digiring di Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah, Jumat (16/4/2021). Foto : TN

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pelaku pelecehan seksual terhadap dua orang cucunya mengaku sering melihat film porno dan mengalami kelainan seksual dan telah dilakukan selama 4 tahun.

Hal ini dibuktikan ketika dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang berinisial RO (40) merupakan Kakek tiri di Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah, Jumat (16/4/2021) Siang.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Budi Hariyanto, melalui Kasubdit Renakta, Kompol Novalina menjelaskan, bahwa pelaku ini memanfaatkan situasi rumah dalam keadaan sepi dan dua cucunya diancam akan dibunuh dan santet apabila tidak mau melayani nafsu bejatnya.

“Dua cucunya ini diancam akan dibunuh dan disantet, pelaku selain melakukan pelecehan seksual ternyata juga menyetubuhi dua korban tersebut,” kata Kompol Novalina.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Bekuk Budak Sabu

Berdasarkan pengakuan pelaku, dua korban yang tak lain adalah cucunya sendiri yang masih berusia 10-11 tahun ini dilakukan secara bergantian. Korban dibawa masuk ke kamar, saat situasi rumah kosong. Pelaku melakukan perbuatan bejatnya terhadap kedua cucunya ini secara bergantian.

“Pelaku menyetubuhi secara bergantian. Tidak puas dengan adiknya ganti dengan kakaknya,” jelasnya.

Sementara itu pelaku yang sudah dilakukan pemeriksaan mendalam mengatakan, bahwa dirinya memang suka melihat film porno. Perbuatan bejatnya ini terbongkar saat orang tua korban melihat tingkah laku anaknya yang aneh dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kalteng.

Baca Juga :  Tim ERP Tangkap King Kobra Berbisa

Setelah mendapat laporan, pelaku diamankan petugas kepolisian dari Subdit IV Renakta dan Jatanras serta Resmob Ditreskrimum Polda Kalteng, Rabu (14/4/2021) Pukul 17.00 WIB di tempat tinggal pelaku Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

“Dari hasil visum pada kemaluan korban terbukti bahwa telah dilakukan persetubuhan. Namun pelaku sempat tidak mengakui dan hanya melakukan pelecehan saja,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman selama 15 tahun penjara. Sejauh ini berdasarkan hasil pengembangan tidak menutup kemungkinan akan ada korban lagi yang akan melaporkan dengan kasus yang sama dan ini masih ada hubungan keluarga sendiri. (Am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Dinyatakan Negatif, Kadisperkimtan Kota Palangka Raya Sembuh dari Covid-19

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Tidak Berlebihan Beli Sembako

DPRD Kota

Dewan Sarankan Pencaker Manfaatkan Peluang CPNS

Metro Palangka Raya

Ratusan Pegawai Lapas Palangka Raya Dites Urine

Metro Palangka Raya

Era Gubernur Sugianto, Sektor Pendidikan dan Kesehatan Begitu Diperhatikan

Metro Palangka Raya

Tujuh Dokter di Kapuas Diduga Terpapar Virus MRSA

Metro Palangka Raya

Pembobol Kantor KPU Tumbang Didor PolisiĀ 

DPRD Kota

Dewan Dorong Pemko Pacu Serapan Anggaran
error: Content is protected !!