



PULANG PISAU, KaltengEkspres – Fraksi Golongan Karya (Golkar) memberikan pandangan terhadap perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023. Fraksi Golkar menilai perubahan itu tidak akan berpengaruh signifikan terhadap program capaian visi misi bupati seperti yang telah disahkan pada awal sebelum terjadi pandemi Covid-19.
Juru bicara fraksi Golkar DPRD Pulang Pisau, Tandean Indra Bella mengungkapkan secara umum RJPMD tersebut tetap harus sinergi dengan program pemerintah secara struktur. Mulai dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
“Fraksi Golkar memberikan dukungan kepada pemerintah untuk tetap optimistis bahwa perubahan RJPMD tidak memberikan dampak yang luas dengan pelaksanaan program pembangunan yang saat ini tengah berjalan,” kata Tandean, Senin (1/3/2021).
Dirinya mengira, perubahan RJPMD nantinya hanya hal yang mengacu pada rutinitas kegiatan perangkat daerah. Sedangkan program capaian kemajuan daerah tidak terdampak signifikan.
“Kami dari fraksi Golkar tetap meyakini dan akan mengawal dalam pembahasan perubahan RJPMD tetap dalam rangka memajukan daerah sesuai visi misi bupati dan wakil bupati Pulang Pisau,” ucap dia.
Fraksi Golkar, tambah Tandean, juga sangat memahami bahwa pandemi Covid-19 dampaknya sangat dirasakan masyarakat dan pemerintah. Capaian kinerja juga sedikit mengalami kendala terkait pandemi tersebut.
“Kami menyarankan pemerintah daerah melakukan penyelarasan kebijakan. Baik kebijakan nasional maupun kebijakan pemerintah Provinsi Kalteng tentang strategi pemulihan ekonomi melalui program food estate akibat dampak pandemi Covid-19,” tandasnya. (dar)