Home / DPRD Provinsi Kalteng

Selasa, 16 Maret 2021 - 15:48 WIB

Raperda Cagar Budaya dan DAS Dibahas

DPRD Kalteng saat menggelar rapat paripurna, Selasa (16/3).

DPRD Kalteng saat menggelar rapat paripurna, Selasa (16/3).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Jajaran DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021, guna mendengar pidato Gubernur Kalteng terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalteng, yakni Raperda tentang Cagar Budaya dan Raperda tentang Daerah Aliran Sungai (DAS), Selasa (16/3/21).

Dalam rapat tersebut, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, yang diwakili oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail bin Yahya mengatakan, cagar budaya perlu dilestarikan dan dikelola dengan cara yang tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan.

Pasalnya, pengelolaan cagar budaya merupakan amanat dari UU RI Nomor 11 Tahun 2010, Tentang Cagar Budaya yang menyatakan bahwa cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai bentuk pemikiran dan tingkah laku kehidupan manusia, yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah ilmu pengetahuan dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemprov Kalteng Perhatikan Jalan Rusak

“Untuk melestarikan cagar budaya, Pemerintah Daerah bertanggung jawab dalam pengaturan, perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya sebagai bentuk implementasi dari UU Tentang Cagar Budaya. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng telah menyusun Raperda tentang Pengelolaan Cagar Budaya di Kalteng,” katanya.

Selain itu, terkait Raperda Pengelolaan DAS, Habib mengatakan, saat ini DAS di beberapa wilayah mengalami banyak kerusakan atau mengalami degredasi lahan, akibat aktivitas-aktivitas dan pembangunan sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal, yang mengakibatkan penurunan produksi pada hampir seluruh jasa lingkungan yang ada.

Baca Juga :  Komisi III Tinjau Pendistribusian Vaksin di Kapuas

Bahkan, tingkat kekritisan DAS sangat berkaitan dengan tingkat sosial ekonomi masyarakat mulai dari bagian hulu, bagian tengah hingga bagian hilir.

Padahal, DAS telah memberikan kontribusi penting dalam pembangunan daerah dan masyarakat, khususnya dalam peningkatan pendapatan masyarakat antara lain dalam bentuk penyerapan tenaga kerja, pemenuhan bahan baku industri dan jasa lingkungan.

“Untuk itu diperlukan regulasi daerah yang mengatur pemanfaatan sumberdaya alam di kawasan DAS di Kalteng, yang didasarkan¬† pada azas kelestarian, keserasian, dan azas pemanfaatan yang optimal sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi, ekologi, dan sosial secara seimbang,” pungkasnya. (Ra)

Share :

Baca Juga

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Siap Sediakan Pengacara Gratis untuk Warga Bangkal

DPRD Provinsi Kalteng

Rumah Dinas Guru di Desa Garantung Hampir Roboh

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Dukung Gernas BBI dan BBWI Kalteng

DPRD Provinsi Kalteng

Pemprov Diminta Kembangkan Potensi Wisata Tematik

DPRD Provinsi Kalteng

Penanganan Stunting Harus Maksimal Hingga Pelosok Desa

DPRD Provinsi Kalteng

DPRD Kalteng Sosialisasi Program Tora

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Dorong Berdirinya Industri Lokal

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Kabupaten Batola Kunker ke DPRD Kalteng