Home / Pemkab Kobar

Kamis, 11 Februari 2021 - 19:14 WIB

Pasar Palagan Sari Dicanangkan Jadi Pasar Tangguh

Pencanangan pasar tangguh yang pertama kali, tepatnya di Pasar Planggan Sari Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kobar, Kamis (11/2/2021). Foto : NK

Pencanangan pasar tangguh yang pertama kali, tepatnya di Pasar Planggan Sari Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kobar, Kamis (11/2/2021). Foto : NK

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kepolisian Resort (Polres) Kobar bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menginisiasi terbentuknya pasar tangguh.

Pasar tangguh dibentuk dengan maksud agar para penjual maupun pembeli di pasar tradisional terlindungi dari penularan Covid-19.

Pencanangan pasar tangguh yang pertama kali di Kobar ini dilaksanakan di Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kamis (11/2).

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah mengatakan, bersama pemerintah daerah, jajarannya tidak akan bosan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya.

“Terobosan-terobosan kreatif harus terus dilakukan dalam meningkatkan kesadaran kepada masyarakat untuk membuat Kobar menjadi zona hijau kembali, pencanangan Pasar Tangguh ini adalah salah satunya,” kata Devy.

Baca Juga :  Pasien Positif Covid-19 Kobar Kembali Bertambah 7 Orang

Devy menjelaskan, program ini akan terus dianalisa, apabila hal ini berdampak maksimal, program ini akan dibawa ke lingkup yang lebih besar seperti pasar Indrasari di kelurahan Baru.

Devy juga berharap program pasar tangguh ini bukan sekedar retorika atau slogan saja namun dibuktikan dengan perilaku para pengunjung pasar yang benar-benar disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Sementara itu, Sekda Kobar Suyanto,  mengapresiasi, pencanangan program yang didorong oleh Polres Kobar ini. Suyanto mengemukanan situasi pandemi ibaratnya seperti ketika berjalan di titian dimana jurang ekonomi di sebelah kanan dan jurang kesehatan di sebelah kiri.

Baca Juga :  Makin Meluas, Positif Covid-19 di Kobar Menjadi 27 Orang

“Kita tidak bisa condong ke salah satu sisi, dua-duannya harus berjalan,”ujar Suyanto.

“Konsep ini adalah bagian dari identifikasi dan langkah cepat atas situasi yang ada, untuk menjawab bagaimana kesehatan masyarakat tetap terjaga sementara roda perekonomian juga terus berjalan,” tambah Suyanto.

Suyanto menjelaskan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri serta elemen lainnya sudah bekerja keras mengerahkan berbagai sumber daya dan ini akan terus dilakukan demi menjaga kesehatan dan perekonomian masyarakat. (NK)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kobar

Percepat Pembangunan, Bupati Kobar Dorong Pemekaran Provinsi

Pemkab Kobar

Inspektorat Kobar Siap Penuhi Permintaan KPK

Pemkab Kobar

ASN Kobar Diimbau Pakai Cincin Batu Kecubung

Pemkab Kobar

Kaji Infrastruktur, Rombongan Bupati Kunker ke Padang

Pemkab Kobar

Tekan Inflasi, Pemkab Kobar Siapkan Ribuan Sembako Murah

Pemkab Kobar

Satu Keluarga di Kobar Positif Covid-19 Termasuk Balita Berusia 1 Tahun

Pemkab Kobar

Pj. Bupati Apresiasi Program Penanaman Magrove di Sebuai

Pemkab Kobar

Pemkab Kobar Raih WTP Kesembilan Kalinya