Home / DPRD Kotim

Selasa, 2 Februari 2021 - 16:22 WIB

Buaya Masuk Perkampungan Warga Harus Cepat Ditangkap

Anggota DPRD Kotim Dadang H Syamsu

Anggota DPRD Kotim Dadang H Syamsu

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Terjadinya peristiwa serangan buaya terhadap warga bulan Desember 2020 lalu, dan awal Januari 2021, di Kecamatan Seranau dan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menuai sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim Dadang H Syamsu.

Ia menegaskan kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), maupun instasi lain yang berwenang agar segera mengambil langkah cepat mengatasi permasalahan tersebut.

“BKSDA maupun instansi lain yang memiliki perannya harus mengambil langka taktis agar peritiwa tersebut tidak terulang kembali,” ungkap Dadang, Selasa (2/1/2021).

Jika dilihat dari kejadian yang sebelumnya, lanjut Dadang, seharusnya menjadi pelajaran dan penanganan serius oleh BKSDA, terkait bagaimana mengantisipasi agar serangan hewan buas tersebut tidak lagi menimbulkan korban.

Baca Juga :  Dewan Kotim Polisikan PT KMA 

Karena jika permasalahan ini tidak ditanggapi dengan serius, maka tidak menutup kemungkinan hewan ganas tersebut kembali menyerang manusia.

“Jangan sampai terkesan bergiliran memakan korban jiwa khususnya masyarakat setempat” tegasnya.

Dadang meminta, pada pemerintah daerah, khususnya pihak Kecamatan MB Ketapang, Seranau maupun BKSDA, agar kiranya menanggapi dengan bijak keinginan masyarakat. Karena mereka sudah merasa resah dan tidak aman lagi di wilayah tempat tinggalnya dengan kehadiran buaya yang semakin agresif menyerang manusia.

Baca Juga :  Dewan Minta BKSDA Atasi Teror Buaya di Sungai Mentaya

“Dalam masalah ini, sudah selayaknya Instansi yang bersangkutan mengambil sikap, jangan sampai memberikan harapan yang kurang pasti pada masyarakat, sebab masyarakat, sudah rela berkorban menghargai peraturan pemerintah terhadap hewan dilindungi itu,”ujarnya.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat semakin pudar hanya lantaran saran dan keinginan mereka tidak ditanggapi dengan serius,”tambahnya lagi.

Pada kesempatan ini Dadang turut mengapresiasi memasang papan peringatan dan imbauan dari BKSDA, namun petugas juga harus rutin memantau keberadaan buaya itu, dan cepat bertindak menangkapnya, karena sudah masuk di kawasan pemukiman warga. (By)

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

RDP Sengketa Lahan Makam Hasilkan Dua Point Kesepakatan

DPRD Kotim

Keberadaan Tersus dan TUKS Harus Layak

DPRD Kotim

Konflik Masyarakat dan Perusahaan Harus Diselesaikan

DPRD Kotim

Truk Bermuatan Melebihi Tonase Dilarang Melintas dalam Kota

DPRD Kotim

Dewan Pertanyakan Lahan Tukar Guling PT MJSP

DPRD Kotim

Ego Sektoral Antar Instansi Harus Dihilangkan

DPRD Kotim

Pemekaran Provinsi Kotawaringin Masih Terganjal Syarat

DPRD Kotim

40 Anggota DPRD Kotim Reses Dapil Masing-masing