Home / Kobar

Rabu, 13 Januari 2021 - 20:50 WIB

PN Pangkalan Bun Rapid Test Seluruh Pegawai

Petugas medis saat merapid test pegawai PN Pangkalan Bun, Rabu (13/1).

Petugas medis saat merapid test pegawai PN Pangkalan Bun, Rabu (13/1).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun menggelar rapid test antigen terhadap seluruh pegawainya, Rabu (13/1/2021). Rapid test ini dilaksanakan lantaran ada satu orang pegawai setempat yang reaktif covid-19 dari hasil rapid test.

“Pegawai yang dirapid test ini dari honor, hakim serta pengelola kantin. Rapid test ini dilakukan karena ada satu orang pegawai yang positif dari hasil rapid test,”ungkap Humas PN Pangkalan Bun Mantiko Nanda Muchtar kepada media Kalteng Ekspres.com, Rabu (13/1).

Baca Juga :  Komplotan Pencuri Buah Sawit Terciduk Saat Beraksi

Ia menjelaskan, rapid test antigen ini di lakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Selain itu untuk mengetahui ada tidaknya pegawai yang reaktif.

Baca Juga :  Tragis, Sudah Dua Nelayan Mendawai Ditemukan Mengenaskan, Ini Identitasnya

“Setelah di rapid test antigen hasilnya 36 orang dinyatakan sehat atau nonreaktif. Sementara satu pegawai yang sebelumnya reaktif langsung diisolasi mandiri karena yang bersangkutan tidak ada gejala”ujarnya.

Sementara ini sidang di pengadilan negeri.pangkalan bun tetap berjalan, dengan menggunakan sitem online guna mencegah terjadinya penyebaran covid 19.(wir)

Share :

Baca Juga

Kobar

SMPN-4 Pangkalan Banteng Diamuk Jago Merah 

Kobar

Tim Gugus Tugas Covid-19 Pastikan Baru Satu Pasien Positif Corona di Kobar

Kobar

Empat Komplotan Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

DPRD Provinsi Kalteng

Pantau Penanganan Covid-19, Tiga Anggota DPRD Kalteng Reses ke Kobar

Kobar

Dijamin Pemkab Kobar, Akhirnya Empat ASN Bebas Dalam Masa Penangguhan

Kobar

Awas! Tiga Orang Positif Corona di Kobar Ternyata Orang Tanpa Gejala

Kobar

Hasil Pengembangan, Terciduk Satu Lagi Warga Kumai Simpan Sabu

Kobar

Kebut Interkoneksi, PLN Pangkalan Bun Berharap Dukungan Masyarakat
error: Content is protected !!