Home / Kotim

Sabtu, 23 Januari 2021 - 20:36 WIB

Bejat! Cabuli Bocah SD, Warga Samuda Diringkus Polisi 

Tersangka saat diamankan anggota Polsek Jaya Karya dan disuruh memperlihatkan TKP lokasi kejadian Sabtu (23/1).

Tersangka saat diamankan anggota Polsek Jaya Karya dan disuruh memperlihatkan TKP lokasi kejadian Sabtu (23/1).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Sungguh bejat prilaku pria berinisial MH (36), warga Samuda Besar Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pria ini ditangkap anggota Polsek Jaya Karya,  karena mencabuli cucunya sendiri sebut saja Mawar (11) nama samaran, yang masih duduk dibangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD), Sabtu (23/1/2021).

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kapolsek Jaya Jarya AKP Agoes Tri Gonggo mengatakan,  penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat orang tua korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya tersebut. Menindaklanjuti laporan ini, pihaknya langsung meringkus pelaku di kediamannya.

“Dari keterangan keluarga korban, pelaku ini masih ada kaitan keluarga, yakni adalah kakek korban.  Peristiwa pencabulan ini terjadi, Jumat (22/1) sore, di sebuah gubuk peristirahatan. Namun, laporan pencabulan itu baru diterima anggota pada Sabtu pagi tadi,”ungkap Agoes kepada awak media.

Baca Juga :  Sterilisasi Tempat Ibadah, Aparat Gabungan Sisir Sejumlah Gereja di Kotim

Agoes menceritakan, bahwa kejadian pencabulan tersebut berawal ketika Mawar dengan pelaku berserta istrinya mencari binatang jenis tupai di belakang rumah, kemudian hari hujan dan mereka pulang kerumah bersama-sama.

Selanjutnya. pelaku MH kembali mencari tupai dengan berjalan kaki ke arah pondok tempat pembuatan arang. Saat itu korban menggunakan sepeda mengikuti dari belakang.

Ketika asik mencari tupai disekitar pondok kebun pohon sawit, hujan lebat dan pelaku berteduh bersama korban di pondok tersebut.

Korban waktu itu kencing di dalam pondok dan pelaku melihat hal itu. Setelah selesai kencing munculah hasrat birahi pelaku yang kemudian mengangkat korban yang saat itu hendak mengangkat celana pendeknya.

“Terlapor menurunkan celana pendeknya dan kemudian memasukan kemaluannya ke kemaluan korban di tekan hingga masuk separu. Beruntung pada waktu itu ada orang melintas hingga terlapor membatalkan aksinya,” paparnya.

Baca Juga :  Jalan Sehat Peringati 1 Tahun Kinerja Camat Parenggean Diikuti Ribuan Peserta

Kejadian ini terungkap, setelah korban melapor kepada neneknya bahwa celananya basah, dan setelah dilihat bukan air tapi darah di celananya.

“Nenek korban selanjutnya memberi kabar kepada orang tuanya perihal tersebut, korban di bawa ke rumah sakit, dan selanjutnya melaporkan kepada petugas polisi,” ucapnya.

“Tak menunggu waktu lama, personil Polsek Jaya langsung bergerak dan menangkap pelaku pada Sabtu (22/1) sekitat pukul 10.00 Wib,” lanjutnya.

Atas perbuatannya MH dijerat pasal 82 ayat (1) dan (2) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu UU RI No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 15 tahun penjara. (By)

Share :

Baca Juga

Kotim

Putus Asa, Remaja Kota Besi Nekat Akhiri Hidup Gantung Diri

Kotim

Tokoh Masyarakat Kecamatan Pulau Hanaut Apresiasi Pelaksanaan TMMD ke-109

Kotim

Rehab Jembatan di Daerah Terisolir Memiliki Tingkat Kesulitan Tinggi

Hukum Kriminal

Pegawai BKKBN Kalteng Tewas Usai Tabrak Truk Parkir

Kotim

Polsek Kota Besi Pantau Debit Air Sungai Mentaya 

Kotim

Di TMMD ke 109, TNI dan Warga Bahu-membahu Bangun Jalan Darurat

Kotim

Tekan Pelanggaran Lalin, Selama 14 Hari Polres Kotim Giat Operasi Patuh

Kotim

Warga Ujung Pandaran Hilang Tenggelam Diseret Ombak
error: Content is protected !!