Home / Nasional

Kamis, 31 Desember 2020 - 11:47 WIB

Enam Komplotan Penjual Senpi Ilegal Diringkus Polisi

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago saat memperlihatkan barang bukti Rabu (30/12).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago saat memperlihatkan barang bukti Rabu (30/12).

BANDUNG, KaltengEkspres.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar meringkus enam pelaku perakit sekaligus penjual senjata api ilegal yang diperjualbelikan di Dusun Depok, Desa Sukajadi, Kecamatan Sadanaya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, pengungkapan kasus pembuatan senpi ilegal ini dilakukan petugas pada Rabu 23 Desember 2020 sekitar pukul 01.30 WIB.

“Tersangka pertama ditangkap di Ciamis, lalu kita kembangkan ke Garut, Cikampek, hingga Kuningan. Sehingga total ada enam yang diamankan, tiga di antaranya juga memproduksi senjata api secara ilegal,”ungkap Erdi Adrimulan Chaniago di Mapolda Jabar, Rabu (30/12/20).

Baca Juga :  Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai Anjir

Para tersangka yang diamankan di antaranya berinisial DRJ alias A (46) warga Kabupaten Ciamis, ASU (28) warga Kabupaten Ciamis, IN (21) warga Kabupaten Ciamis, SU (38) warga Kabupaten Ciamis, DS (66) warga Kabupaten Kuningan, dan terakhir SE (29) warga

“Ya, jadi ini hasil operasi kita, dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru, guna memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakat, serta supaya Jabar dalam kondisi aman,”ujarnya.

Dari tangan enam pelaku ini, polisi mengamankan barang bukti 6 pucuk senpi laras panjang jenis LE, 5 buah magazine, 2 buah mata bor, beberapa bahan peralatan untuk membuat senjata api, 44 butir peluru ukuran kaliber 7,62 mm, lalu 68 butir peluru ukuran kaliber 5,56 mm dan 10 butir peluru kaliber 9 X 19 mm.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap Jaringan Teroris JI di Bogor

Akibat perbuatannya ini pelaku dikenakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang senjata api. Kemudian, Pasal 55, 56 KUHP Jo Pasal 1 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951. Para tersangka terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya selama 20 tahun. (as)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pelantun Ajakan Jihad Saat Azan Diciduk Polisi

Nasional

Enam Orang Pelaku Tawuran Maut Diringkus PolisiĀ 

Nasional

Polisi Buru Pelaku Penculikan Anak Dibawah UmurĀ 

Nasional

Polisi Tetapkan Gisel Tersangka Kasus Video Porno

Nasional

Tujuh Jurnalis Jakarta Alami Kekerasan Saat Meliput Unjuk Rasa Omnibus Law

Nasional

Kawal Food Estate, Sejumlah Lembaga di Kalteng Sampaikan Pandangan

Nasional

Membanggakan, BPJS Kesehatan Bawa JKN-KIS ke Panggung Internasional

Nasional

Polisi Bongkar Sindikat Peracik Tembakau Gorila
error: Content is protected !!