Home / Lintas Kalimantan

Minggu, 13 Desember 2020 - 21:17 WIB

Denny Indrayana: Selisih Tipis Peluang Sengketa di MK Terbuka Lebar

BANJARBARU,KaltengEkspres.com – Selisih tipis hasil penghitungan suara sirekap KPU antara dua pasangan calon (paslon) di Pilgub Kalsel, menjadi perhatian khusus cagub nomor urut 2, Denny Indrayana. Pakar Hukum Tata Negara ini mengatakan bahwa peluang kedua kubu melakukan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) terbuka lebar.

Diketahui, dari hasil penghitungan Sirekap KPU hingga pukul 19.43 Wita, pasangan Haji Denny-Difri masih unggul tipis atas paslon nomor 2, Sahbirin-Muhidin. Haji Denny meraih 50,1 persen atau 608.371 suara, sedangkan Sahbirin meraih 49,9 persen atau 606.180 suara. Data Sirekap KPU sudah mencapai 72,20 persen.

“Posisi tipis dengan angka seperti itu, semua pihak harus antisipasi sengketa hasil di MK. Kepada publik saya sampaikan, bahwa akhirnya terbuka lebar untuk melakukan proses sengketa,” jelas Denny Indrayana dalam jumpa pers di rumahnya di Gang Purnama, Banjarbaru, Minggu (13/12/2020) malam.

Menurutnya terkait peraturan melakukan gugatan di MK tidak membatasi persentase batasan suara. Di MK hanya disebutkan selisih yang bisa merubah hasil Pilkada.

Baca Juga :  Resmi Diusung Gerindra dan Demokrat, Denny-Difriadi Tantang Petahana di Pilgub Kalsel

“Kebetulan saya punya beberapa pengalaman, dan ini akan menjadi modal kita berjuang di MK.Karena itu saya memaanggil seluruh partisipasi masyarakat untuk mengawal proses ini, mengundang siapapun yang tahu indikasi kecurangan dan punya bukti, untuk mengirimkan ke nomor saya O81977726299 ,” tutur Wamenkum dan HAM era presiden SBY ini.

Denny Indrayana juga membantah dengan tegas isu yang berhempus pihaknya telah melakukan negoisasi dengan paslon lainnya terkait hasil tipis tersebut.

“Itu jelas hoax yang dihembuskan pihak tak bertanggungjawab. Sebab sejak kemarin saya kelapangan untuk memantau proses penghitungan suara di Kabupaten Tapin,” tandas tokoh yang juga dikenal sebagai pegiat anti korupsi ini.

Dijelaskannya bahwa tidak ada proses nego, tidak pernah bertemu dengan tokoh siapapun. “Jaminan garansi saya tidak ada negosiasi untuk mundur akan saya tolak. Ini suara tidak diperjual-belikan, amanah rakyat kalsel akan saya perjuangankan sampai keringat terakhir.”ucapnya.

Maka dari itu Denny Indrayana mengimbau agar semua pihak untuk menghentikan kecurangan. Termasuk yang bermain sebagai korban (playing fictim) sebagai pihak yang dirugikan.

Baca Juga :  Polda Kaltim Tangkap Tujuh Pengedar 6 Kg Sabu

“Karena saya juga mendapat laporan ada pejabat pemorov yang menelpon untuk menaikkan suara calon yang lain. Ada pengumpulan kepala daerah dalam suatu tempat. Saya sampaikan, hentikan. Jangan dilakukan, karena konsekwensi hukumnya akan kami seriusi,” tegasnya.

Sementara itu menyikapi hasil lambat Sirekap, Denny Indrayana memberi perhatian khusus karena suaranya sempat turun. Bukan prosentase, tapi perolehan suara. Ini dianggap tidak wajar dan perlu menjadi atensi khusus.

“Kebetulan ada kabupaten yang menurut perhitungan kami termasuk lambat, seperti Banjar dan Tanbu yang perlu dicermati.” Tegasnya sembari menambahkan bahwa Banjar masuk zona merah yang perlu dipantau, begitu juga dengan Kotabaru masuk wilayah yang rentan diintervensi pada detik akhir.

“Ini rekap manual lebih cepat dari teknologi. Kalteng sudah 100 persen. Kelambatan jadi indikasi kewaspadaan yang perlu ditingkatkan,” Pungkas Denny Indrayana.(yan/rif).

Share :

Baca Juga

Lintas Kalimantan

Babak Belur!! Maling Motor Diamuk Masa

Lintas Kalimantan

Srikandi Banua HST Aktif Sosialisasikan Haji Denny

Featured

KPU Kalteng Targetkan 79 Persen Partisipasi Pemilih

Lintas Kalimantan

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Meninggal Dunia

Lintas Kalimantan

Relawan Haji Denny HSS Targetkan Kemenangan 80 Persen di HSS

Lintas Kalimantan

Relawan Haji Denny Banjarmasin Adakan Pasar Murah Keliling

Lintas Kalimantan

Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai Anjir

Lintas Kalimantan

Haji Denny: Hati Saya Berontak Lihat Kondisi Kalsel Saat Ini
error: Content is protected !!