Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 8 Oktober 2020 - 07:24 WIB

Mabuk Lem Fox, Seorang Pemuda Mengamuk di Mendawai 

Anggota Ditsamapta Polda Kalteng saat mengamankan pelaku Rabu (7/10) malam.

Anggota Ditsamapta Polda Kalteng saat mengamankan pelaku Rabu (7/10) malam.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Seorang remaja bernama Jepri (19) membuat resah warga komplek Mendawai Kota Palangka Raya, karena ulahnya  mengamuk sembari membawa kayu di kawasan setempat, Rabu (7/10/2020) malam. Remaja ini mengamuk usai mabuk lem fox.

Akibat ulah ini, ia diciduk anggota Raimas Ditsamapta Polda Kalteng yang saat itu patroli di kawasan setempat.

Baca Juga :  Julianto Berbagi Ilmu Mendidik Generasi Millennial

Dirsamapta Kombes Pol Susilo Wardono melalui Wadir AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya oknum remaja yang mengamuk di kawasan Mendawai Kota Palangka Raya, pihaknya langsung mendatangi TKP.

“Saat berada di TKP, anggota mengamankan remaja tersebut. Ketika diperiksa ternyata remaja ini mabuk usai menghisap lem fox,”ungkapTimbul RK Siregar.

Baca Juga :  Jual 5 Paket Sabu, IRT di Gunung Mas Diringkus Polisi

Dari tangan pelaku petugas menemukan satu kaleng lem fox dan kayu. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Polresta Palangka Raya.

“Kita langsung berkoordinasi dengan pihak Polresta Palangka Raya dan selanjutnya pelaku kita serahkan ke kantor Polresta Palangka Raya,”tandasnya. (am)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Dewan Minta Pelajar Giat Belajar Jelang Ulangan

Metro Palangka Raya

BI Tingkatkan Pemahaman Pelajar Hadapi Era Digitalisasi

Metro Palangka Raya

Diduga Overdosis, Biduan Dangdut Tewas di Barak

Hukum Kriminal

BNNP Kalteng Musnahkan 2,9 Gram Sabu

Metro Palangka Raya

Aksi Pencurian Motor Polisi Digagalkan Warga, Satu Pelaku Berhasil Ditangkap

Metro Palangka Raya

Melanggar Jam Malam, Sejumlah Pedagang Ditindak

DPRD Kota

Legislator Kota Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan

Metro Palangka Raya

Dua Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Transmigrasi Kapuas
error: Content is protected !!