Home / Kotim

Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:26 WIB

Danrem Puji Hasil TMMD Kodim 1015 Sampit 

Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto berpidato saat penutupan TMMD Reguler ke-109 di Aula Kehormatan Prajurit TNI di Markas Kodim 1015/Spt.

Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto berpidato saat penutupan TMMD Reguler ke-109 di Aula Kehormatan Prajurit TNI di Markas Kodim 1015/Spt.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Komandan Korem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto memuji hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut oleh Kodim 1015/Spt.

“Pemilihan lokasinya sangat bagus karena memang desa terpencil dan terisolir, serta kegiatan yang dilaksanakan juga berjalan dengan baik. Saya berharap masyarakat bisa merawat semua hasil kegiatan TMMD ini,” kata Danrem.

Usai seremonial penutupan kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Aula Kehormatan Prajurit TNI di Markas Kodim 1015/Spt, Danrem bersama rombongan meninjau hasil kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir, Babirah dan Bapinang Hulu.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Ilegal Logging di Cempaga

Dia menilai sasaran fisik berupa tiga jembatan, satu mushalla dan pos terpadu, sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dia juga melihat langsung bagaimana masyarakat mengungkapkan terima kasih dan rasa bangga dengan hasil TMMD.

Jembatan yang telah selesai diperbaiki akan memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat. Harapannya, ini akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mushalla yang juga selesai diperbaiki, diharapkan dapat membuat masyarakat semakin bersemangat dan khusyuk dalam beribadah sehingga berdampak terhadap mental dan spiritual untuk menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Eratkan Sinergitas, Satgas TMMD Kerja Tak Pandang Cuaca

Begitu pula pembangunan pos terpadu yang dibangun diharapkan dapat menjadi sarana berkoordinasi bagi Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

“Harapan saya, tiga pilar ditambah tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh informal yang ada di desa, bisa bekerja sama untuk membahas apabila di daerahnya ada permasalahan sehingga cukup diselesaikan oleh tiga pilar,” pungkas Danrem. (adv)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tragis! Giliran Warga Kota Besi Hilir Nekat Akhiri hidup Dengan Gantung Diri

Kotim

Berpacu dengan Waktu, Satgas TMMD Maksimalkan Pengerjaan Jembatan 

Hukum Kriminal

Satresnarkoba Kotim Ringkus Pria Berotot

Kotim

Satgas TMMD Bantu Petani Kopra Mengupas Kelapa

Kotim

Menolak Diajak Tahlilan, Anak Durhaka Bunuh Ayah Kandungnya

Kotim

Parah!! Lantai Jembatan di Desa Terantang Hilir Digondol Maling

DPRD Kotim

Program TMMD Momentum Kembalikan Budaya Gotong Royong

Kotim

Lepas Kendali, Mobdin Camat Cempaga Hulu Seruduk Mobil Carry Parkir di Luwuk Ranggan
error: Content is protected !!