Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 17 September 2020 - 19:52 WIB

Lama Mandek, Nasabah CU EPI Kembali Datangi Polda Kalteng 

Nsabah CEU EPI saat berada di Mapolda Kalteng Kamis (17/9).

Nsabah CEU EPI saat berada di Mapolda Kalteng Kamis (17/9).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan oleh mantan Manager CU EPI Sampit berinisial NM hampir setahun ini belum ada kepastian. Hal ini mengakibatkan sejumlah nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) Sampit kembali mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalteng, Kamis (17/9/2020) siang.

Kedatangan mereka ini untuk menanyakan kejelasan kasus tersebut karena belum ada kepastian. Selain itu juga meminta kepada pihak Polda Kalteng agar menyita aset-aset terduga maupun pengurus dari CU EPI diantaranya adalah, dump truck, kebun sawit, rumah mobil, usaha ternak ayam hingga barak, baik di Kotawaringin Timur maupun di Kota Palangka Raya.

Polmar Manurung salah satu nasabah dari CU EPI saat ditemui awak media mengatakan, pihaknya kembali mendatangi Polda Kalteng untuk menanyakan tindak lanjut kasus dugaan TPPU tersebut yang mengakibatkan nasabah mengalami kerugian sebesar Rp 5 miliar.

Baca Juga :  Geger, Seorang Pria Ditemukan Tewas di dalam Toko 

“Kami mendatangi Polda Kalteng untuk mempertanyakan sampai mana tindak lanjut kasus ini karena sudah lama tak ada kabarnya lagi,”ungkap Polmar Manurung.

Polmar menjelaskan, ia tiba di Polda Kalteng langsung bertemu dengan Panit 1 Renakta Ditreskrimum Polda Kalteng Ipda Fedrick Liano dan dipastikan bahwa kasus ini tetap berjalan serta terus dilakukan susuai aturan hukum. Namun prosesnya sedikit lambat lantaran masih adanya wabah virus corona.

“Katanya kasus ini masih berjalan dan agak lambat lantaran masih ada wabah virus corona. Tetapi kami minta kejelasan waktu, serta kami juga meminta untuk dilakukan penyitaan aset karena nasabah sudah memberi data tentang aset tersebut,”bebernya.

Dalam hal ini pihaknya meminta agar penanganan kasus ini serius dan jangan lagi ada alasan apapun dan semakin tidak jelas. Segera dilakukan pemeriksaan terhadap para terduga agar lebih jelas dan Jahan sampai kasus ini berhenti dan semua ini kami percayakan kepada aparat penegak hukum Polda Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Pembunuh Warga Sungai Tabuk Diringkus di Palangka Raya

“Wajar kita pertanyakan kasus ini karena sudah lama dan semua kita percayakan kepada para aparat penegak hukum Polda Kalteng dalam penanganan kasus ini,”ujarnya.

Sementara itu nasabah lain Uni I Demen juga mengatakan, pihaknya mempertanyakan tindak lanjut kasus ini lantaran ada ribuan korban yang dirugikan.

“Pokoknya segera mungkin kasus ini ditangani dan dilakukan penyitaan aset mengingat korban yang berjumlah ribuan ini kami perlu kejelasan,”tuturnya.

Sementara Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan melalui Panit 1 Renakta Ditreskrimum Polda Kalteng Ipda Fedrick Liano menjelaskan, bahwa kasus ini terus berlanjut dan masih dalam pengumpulan barang bukti.

“Kasus ini masih kita lakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti termasuk untuk memperjelas struktur CU EPI dan semoga secepatnya selesai,”tandasnya. (am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Plt Ketua DPW PAN  Kalteng Janji Tak Ada Mutasi Ketua DPD se-Kalteng 

Metro Palangka Raya

Tiga Kawanan Pencuri Sembako Dibekuk Polisi

DPRD Kota

Pembahasan Tatib DPRD Kota Palangka Raya Rampung

Metro Palangka Raya

Wali Kota Janji Cari Solusi Bagi Korban Kebakaran

Metro Palangka Raya

Komplotan Pengedar dan Kurir Sabu Dibekuk Polisi

Metro Palangka Raya

Ciptakan Kamtibmas, Polres Palangka Raya Giat Razia Rutin

Metro Palangka Raya

Pedagang Emas Palangka Raya Diciduk Polisi

Metro Palangka Raya

Spesialis Pelaku Curanmor Dilumpuhkan Polisi
error: Content is protected !!