Home / Metro Palangka Raya

Jumat, 11 September 2020 - 12:49 WIB

BNNP Kalteng Musnahkan 400 Ribu Butir Obat Zenith

Kepala BNNP Kalteng bersama unsur FKPD terkait saat memusnahkan barbuk obat zenith Jumat (11/9).

Kepala BNNP Kalteng bersama unsur FKPD terkait saat memusnahkan barbuk obat zenith Jumat (11/9).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah memusnahkan barang bukti berupa 400 ribu butir pil jenis zenith, Jumat (11/9/2020) sekira pukul 09.00 WIB.

Kegiatan kemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh Dirnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Bonny Djianto, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Palangka Raya AKBP Miga Nugraha dan perwakilan dari Kajati Kalteng dan BPOM Kalteng.

Barang bukti 400 ribu butir zenith tersebut diketahui sebelumnya diamankan dari tersangka bernama Nur Rahmat (34) warga Sampit Kabupaten Kotim. Ia ditangkap anggota BNNP Kalteng saat membawa barang tersebut di Jalan Tjilik Riwut Km 25 Kecamatan Marang Kota Palangka Raya pada, Minggu (2/8/2020) lalu.

Baca Juga :  Rumah Mahasiswi Dibobol Pencuri

“Pemusnahan ini dilakukan kesepakatan dengan pihak kejaksaan dan pengadilan,”ungkap Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono kepada awak media, Jumat (11/9/2020).

Seluruh barang bukti tersebut lanjut dia, dimusnahkan dengan cara di blender dan dibakar kemudian dilarutkan ke dalam air yang sudah dicampur dengan cairan pembersih lantai.

Sementara dari pengakuan tersangka Nur Rahmat, barang bukti ratusan ribu butir pil zenith ini diangkut menggunakan mobil pikap dengan Nopol KH 8667 FT dari Banjarmasin Kalsel. Barang tersebut diperolehnya dari seorang perempuan yang merupakan bandar besar di Kalsel.

Baca Juga :  Istri Bos Bengkel Mobil Disekap di KamarĀ 

“Saya hanya disuruh mengambil barang ini di Banjarmasin ditempat bu haji dan diperintahkan membawa ke Sampit dengan diupah Rp 1,8 juta ,”ucap Nur Rahmat.

Atas perbuatannya, kini pelaku dikenakan Pasal 114 (1) Jo Pasal 112 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman selama 20 tahun penjara. (am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Tertangkap Basah, Maling Kotak Amal Nyaris Diamuk Warga

Hukum Kriminal

Begini Kronologis Kecelakaan di Sungai Sebangau

Metro Palangka Raya

Ini Identitas Dua Korban Tewas Laka Maut Tumbang Nusa

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Manfaatkan Lahan Tidur

Metro Palangka Raya

Perketat Keamanan, Polres Palangka Raya Giat Patroli

Metro Palangka Raya

Simpan Sabu, Warga Panarung Diciduk Polisi

Metro Palangka Raya

Main Ponsel Saat Terjadi Hujan Deras, Security Tewas Disambar Petir

DPRD Kota

Masyarakat Diminta Turut Berperan Perangi Hoaks
error: Content is protected !!