Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 27 Agustus 2020 - 19:22 WIB

DAD Kalteng Nyatakan Sikap Terkait Kasus Effendi Buhing

Ketua Harian DAD Kalteng Dr Andre Ellia Embang saat memberikan keterangan ketika menggelar konferensi pers terkait kasus Ketua Adat Laman Kinipan Effendi Buhing, di Betang Hapakat, Kota Palangka Raya, Kamis (17/8/2020) sore.

Ketua Harian DAD Kalteng Dr Andre Ellia Embang saat memberikan keterangan ketika menggelar konferensi pers terkait kasus Ketua Adat Laman Kinipan Effendi Buhing, di Betang Hapakat, Kota Palangka Raya, Kamis (17/8/2020) sore.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar konferensi pers, terkait kasus yang menyeret Ketua Adat Laman Kinipan, Effendi Buhing, yang diamankan oleh Petugas Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng, di Betang Hapakat, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kamis (27/8/2020) sore.

Konferensi pers tersebut di pimpin langsung oleh Ketua Harian DAD Kalteng, Dr. Andre Ellia Embang, beserta jajaran pengurus DAD Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Andre Ellia Embang mengatakan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Kalteng untuk mencari solusi terbaik atas kasus tersebut.

Baca Juga :  Jual Sabu, Pemuda Barsel Diciduk PolisiĀ 

“Saya sudah berkoordinasi dengan Polda Kalteng, agar masalah ini tidak membuat keresahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat adat dayak di Kalteng,”kata Dr. Andre Ellia Embang.

Sementara itu, Ketua Harian Wilayah DAD Kalteng Mambang I Tubil, menjelaskan, bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh Polda Kalteng, terhadap kasus yang menimpa Effendi Buhing beserta empat orang pejuang Adat Laman Kinipan.

Selain itu, DAD Kalteng juga telah menyampaikan surat permohonan penangguhan penahanan bagi Effendi Buhing dan kawan-kawan, dalam rangka menjaga kondusifitas daerah dan harmonisasi masyarakat Kalteng. Bahkan DAD Kalteng juga menjamin bahwa yang bersangkutan akan kooperatif dalam mengikuti proses hukum positif.

Baca Juga :  Ancam Bunuh Warga, Pemuda Palangka Raya Dibekuk Polisi

“Kami DAD Kalteng akan mencari solusi terbaik atas kasus ini, sehingga dapat berakhir dengan damai. Terkait penyelesaian sengketa adat, akan dilakukan dengan membentuk Mantir Basara Hai,” ungkap Mambamg I Tubil.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat Kalteng dapat bersabar serta menjaga kondusifitas keamanan. Sehingga, kerukunan yang telah terjalin di Kalteng dapat terjaga dengan aman dan baik. (Ra)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Ditinggal Kosong, Warung Makan Hangus TerbakarĀ 

DPRD Kota

Pemko Diminta Pertahankan Penghargaan KIP

Metro Palangka Raya

KPU Palangka Raya dan Badan Adhock di Rapid Test

DPRD Kota

Dewan Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu SARA Jelang Pilkada

Metro Palangka Raya

Polisi Sita Bahan Peledak dan Buku Jihad dari Terduga Teroris, Nyaris Palangka Raya Dibom

Metro Palangka Raya

KNPI Palangka Raya Gelar Rapimda 2019

Metro Palangka Raya

Operasi Lilin Telabang 2020, Fokus Penegakkan Protokol Kesehatan

Metro Palangka Raya

Menteri LHK RI Melayat ke Rumah Duka Korban Laka Air