Pegawai Kejari Lamandau di Rapid Test

Petugas medis saat merapid test pegawai Kejari Lamandau Senin (22/6).

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Sebanyak 21 orang di kantor kejaksaan negeri Lamandau di rapid tes, senin (22/6). Tanpa terkecuali, mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri, jaksa hingga cleaning service dan penjaga kantin menjalani rapid tes dengan diambil sampel darahnya oleh tiga petugas yang menggunakan APD lengkap.

Dalam pelaksanaannya, tak sampai 2 jam, rapid tes selesai dan keluar hasilnya. Hasilnya, semua negatif atau non reaktif covid-19.

Kajari Lamandau, Agus widodo mengatakan bahwa rapid tes ini merupakan program dari kejaksaan agung. Yakni, antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19, terutama di lingkungan kantor kejaksaan negeri.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita telah melakukan rapid tes dengan total 21 orang. Dan haslinya semua non reaktif alias negatif,” ungkap Kajari Lamandau, Agus widodo.

Dijelaskanya, program dari kejaksaan agung ini untuk mengantisipasi jika ada jaksa, atau pegawai di kantor kejaksaan yang terpapar covid-19. Sehingga, jika ditemukan reaktif, dapat dilakukan tindakan lanjutan.

“karena pekerjaan kita juga termasuk salah satu yang beresiko terpapar virus. Sehingga perlu dilakukan deteksi dini sebagai antisipasi. Jika ada yang reaktif tentu akan langsung dilanjutkan ke prosedur berikutnya yakni pengambilan swab,” ujarnya.

Meskipun seluruh pegawai kejaksaan Lamandau non reaktif hasil rapid tes nya, namun mereka tetap ketat dalam menjalankan protokol kesehatan. Seperti, menyemprot desinfektan dengan cairan detol dan memeriksa suhu tubuh bagi siapapun yang masuk ke kantor, tetap menggunakan masker dan jaga jarak. (cho)

Berita Terkait