Home / DPRD Barito Selatan

Kamis, 4 Juni 2020 - 19:38 WIB

Komisi I DPRD Barsel Laksanakan RDP Dengan DPMPTSP

Buntok,KaltengEkspres.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP)  setempat, untuk mempertanyakan beberapa  perizinan yang telah menjadi sumber pajak pendapatan asli daerah (PAD) seperti  izin mendirikan bangunan (IMB) sarang burung walet dan perizinan lainnya, Kamis, (04/06/2020).

“Masa setelah kita lakukan RDP dengan DPMPTSP terungkap hanya 5 sarang burung saja di Barsel yang memiliki izin IMB, sedangkan kita ketahui di Barsel saat ini di barsel berdiri ribuan sarang walet,” kata H Raden Sudarto kepada Kalteng Ekspres.com seusai RDP.

Ia mengharapkan, kedepannya pihak DPMPTSP untuk lebih pro aktif dan menertibkan IMB sarang burung walet yang ada didaerah itu, terutama yang bangunannya dari beton dan sudah panen.

Baca Juga :  DPRD Barsel Hadiri Musrenbang di Kelurahan Buntok Kota

“Seandainya bangunan tersebut belum menghasilkan, apalagi terbuat dari kayu mungkin masih bisa kita toleransi,” ujar pria yang akrab disapa H Alex itu.

Dikatakan politisi PDIP itu, untuk perda sarang burung walet, sudah lama ada, sehingga dirinya mengharapkan agar DPMPTSP bisa mempedomani dengan perda yang ada, karena itu merupakan tugas mereka menjalankan perda tersebut.

“Untuk apa perda dibuat, tapi tidak dilaksanakan, tentunya percuma atau mubajir,” katanya.

Masih dikatakan H Alex, dalam kesimpulan RDP pihaknya dengan DPMPTSP siang itu diantaranya, agar pihak DPMPTSP lebih meningkatkan sosialisasi masalah IMB maupun perizinan lainnya.

Pihaknya juga akan meninjau izin -izin yang kewenangannya provinsi, sehingga bila ada pendapatannya bisa di dapat oleh kabupaten, maka kita minta agar bagi hasil.

Baca Juga :  Ini Pesan Anggota DPRD Barsel di Hari Hani

“Tidak mungkin provinsi memungut hasil di daerah kita, tapi kita tidak mendapatkan apa – apa, makanya hal tersebut harus dikejar oleh dinas ,” katanya.

Terkait CPO, itu ada perbubnya, namun pihaknya sangat menyesalkan dinas  tidak menjalankannya, minimal pengunaan jalan ada waktu – waktunya, tidak asal lewat, seperti siang saat jam kerja tidak diperbolehkan.

“Terkait hasil RDP ini, kita akan mengambil langkah langkah selanjutnya, seperti akan melakukan RDP denga dinas terkait lainya seperti Dina perhubungan dan dinas lainya denagan menyampaikan izin kepada pimpinan agar bisa melakukan RDP tersebut,” tandasnya. (rif).

Share :

Baca Juga

DPRD Barito Selatan

DPC PDIP Barsel Bagikan Ribuan Masker ke Warga Buntok

DPRD Barito Selatan

Anggaran Perubahan Tahun 2021 Ditiadakan

DPRD Barito Selatan

Dewan Apresiasi Operasi Patuh Telabang 2021

DPRD Barito Selatan

Ditengah Wabah Corona, DPRD Barsel Ajak Masyarakat Manfaat Lahan 

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Minta Dinas Tak Asal-Asalan Membuat Perencanaan

DPRD Barito Selatan

Wakil Ketua I DPRD Barsel Hadiri Acara Puncak HAB

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Sepakat Ada Perda Tujuan Industri Kabupaten 2021-2040

DPRD Barito Selatan

Mantap! Fraksi PDI-P Barsel Beri 13 Catatan Saat Pandangan Umum
error: Content is protected !!