Home / Kobar

Senin, 11 Mei 2020 - 15:28 WIB

Pelaku Akui Sudah 5 Tahun Mengoplos Beras, Raih Omset Rp 15 Juta Perbulan

Wakapolres Kobar Kompol Boni Arifianto saat memperlihatkan barbuk beras oplosan dan tersangka ketika menggelar press release Senin (11/5).

Wakapolres Kobar Kompol Boni Arifianto saat memperlihatkan barbuk beras oplosan dan tersangka ketika menggelar press release Senin (11/5).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Ulah Lj (40) harus berurusan dengan kepolisian. Ia dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Kobar karena menjalani usaha beras oplosan. Dirinya nekat membangun usaha haram yang telah digelutinya selama 5 tahun terakhir ini, karena tergiur keuntungan besar.

Kepada penyidik Polres Kobar, Lj mengaku, omset yang didapat dari bisnis haram tersebut cukup besar yakni mencapai rata-rata Rp 15 juta perbulan. Beras oplosan yang ia buat tersebut dijual ke tiga kabupaten yakni Kobar, Lamandau dan Sukamara.

Baca Juga :  Kobar Diguyur Hujan,Tim Satgas Karhutla Tetap Waspada

Kasat Reskrim AKP Rendra Aditya Dhani mengatakan, bahwa perbuatan ini telah dilakukan pelaku sejak 2015 dan omzet menjual beras oplosan berbahaya ini sekitar Rp15 juta per bulan.

Baca Juga :  Seekor Buaya Kembali Muncul Sekitar Pemukiman Warga

Akibat ulahnnya ini lanjut dia, pelaku dijerat Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf g dan i, UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen degan ancaman maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp2 miliar. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Sambut Pergantian Tahun, Ribuan Warga Padati Bundaran Pancasila dan Taman Segitiga

Kobar

Bupati Buka Muscab Rabithah Alawiyah Kobar

DPRD Provinsi Kalteng

Dewan Minta Pemkab Kobar Bayar Insentif Petugas Medis Covid-19

Kobar

15 Hari Kedepan, Polres Kobar Giat Operasi LilinĀ 

Kobar

Pengendara Motor Pingsan Mendadak di Jalan Antasari

Kobar

Penyiram Anak Tiri dengan Air Panas Diciduk PolisiĀ 

Kobar

Konsumsi Sabu, Buruh Serabutan Ditangkap Polisi

Kobar

Diduga Coba Bunuh Diri, Wanita di Kobar Terkapar Dengan Kepala Bocor