Home / Kotim

Kamis, 21 Mei 2020 - 20:45 WIB

Kapolres Kotim Imbau Warga Waspada Peredaran Uang Palsu

ilustrasi net.

ilustrasi net.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Peredaran uang palsu (upal) mulai terjadi menjelang momen lebaran  Idul Fitri di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Buktinya, sejumlah masyarakat menemukan upal yang beredar di pasaran.

Menyikapi ini, Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu di tengah masyarakat tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi upal, biasanya mendekati Hari Raya Idul Fitri peredaran upal kerap dan marak terjadi,” kata Kapolres, Kamis (21/5/2020).

Baca Juga :  Dua Pengedar Sabu Kotim Diringkus Polisi

Sebagai langkah antisipasi peredaran uang palsu, lanjut Kapolres, anggota akan melakukan pengecekan di sejumlah tempat yang berpotensi terjadi peredaran uang palsu, seperti tempat penukaran uang, pertokoan dan sebagainya. Jakin juga berjanji akan melakukan penyidikan bila memang ada temuan.

“Kewaspadaan itu sangat penting. Apalagi mendekati Lebaran kaya gini, orang mau tukar-tukar uang, mecah uang, kan banyak,”ujar Kapolres.

Baca Juga :  Kades Bapinang Hilir yakin TMMD Berdampak Terhadap Perekonomian Masyarakat

Karena itu, Kapolres mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati dalam bertransaksi dengan uang agar terhindar dari peredaran uang palsu jelang Lebaran.

“Masyarakat harus selalu cermat, dan teliti terhadap ciri keaslian uang rupiah. Ingat 3D: Dilihat, diraba, dan diterawang,” tandasnya.(Ry)

Share :

Baca Juga

Hukum Kriminal

Karena Dipaksa Minum Arak, Tebas Dua Kawannya dengan Parang

Kotim

Dihantam Pikap, Penumpang Sepeda Motor Tewas di tempat

Kotim

Wartawan Kotim Antusias Ikuti Lomba Karya Jurnalistik TMMD

Kotim

Diskop Kotim Dinilai Cekal Ketua Terpilih KSJ 

Kotim

Sekelompok Remaja Balap Liar Serang Security  

Kotim

Dua Pembobol Rumah Kosong Diringkus Polisi

Kotim

Parah!! Pesta Miras dan ngelem, 16 Remaja Ini Diciduk Polisi

Kotim

TMMD di Daerah Terisolir Jadi Pengalaman Berharga Prajurit TNI
error: Content is protected !!