Home / Metro Palangka Raya

Selasa, 26 Mei 2020 - 20:44 WIB

Hina Polisi, Oknum Mahasiswa Menangis Dipanggil Polda Kalteng

Oknum mahasiswa saat menangis ketika dipanggil ke ruang Bidhumas Polda Kalteng Selasa (26/5).

Oknum mahasiswa saat menangis ketika dipanggil ke ruang Bidhumas Polda Kalteng Selasa (26/5).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Seorang pria bernama Firmansyah (19) warga Palingkau Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah menangis terisak-isak meminta maaf karena telah menghina polisi di akun media sosial (Medsos) Facebook miliknya.

Permintaan maaf ini diutarakannya saat dipanggil ke ruang Bidhumas Polda Kalteng, Selasa (26/5/2020). Dalam permintaan maafnya dia berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Bahkan permintaan maaf Firmansyah diunggah di akun Facebook resmi Polda Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Jambret Jalan Galaxy Diringkus Polisi

Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, perbuatan oknum mahasiswa tersebut tidak baik dan merugikan dirinya sendiri karena telah menghina petugas kepolisian.

“Mari bijak bermedia sosial dan jangan ditiru perbuatan seperti ini,”kata Hendra Rochmawan.

Baca Juga :  Dua Pencuri Kabel Lisrik PLN Dibekuk Polisi, Satu Tumbang Didor

Hendra menjelaskan, unggahan hinaan yang ditulis mahasiswa tersebut kepada kepolisian dengan menyebut bahwa polisi goblok dan durhaka.

“Kita bawa ke ruang Bidhumas Polda Kalteng untuk dilakukan pembinaan serta meminta maaf karena telah menghina polisi,”tegas Hendra. (am)

Share :

Baca Juga

Hukum Kriminal

BRN Siap Basmi Pelaku Penggelapan Rental Mobil

Metro Palangka Raya

Tim Raimas Gerebek Mobil Bergoyang

Metro Palangka Raya

Tim ERP Evakuasi Ular King Kobra

Metro Palangka Raya

Diduga Korsleting, Dua Rumah Terbakar

Metro Palangka Raya

KPU Kota Palangka Raya Gelar Rakor Pemutakhiran Data Pemilih

Gunung Mas

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Mengapung di SungaiĀ 

Metro Palangka Raya

Wanita Lulusan D3 Kebidanan Ini Nekat Buka Praktik Kecantikan Ilegal

Metro Palangka Raya

Tiga Polisi Bantu Seorang Nenek Terlantar
error: Content is protected !!