Home / DPRD Kotim

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:42 WIB

Dewan Sebut Masyarakat Kotim Saat Ini Butuh Sembako, Bukan Sekedar Rapid Test

Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah.

Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Koawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah, menyebut bahwa masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19 di Kotim saat ini sangat membutuhkan jaring pengamanan sosial berupa bantuan sembako, karena hingga kini belum terealisasi.

Pasalnya, belum lama ini Pemkab Kotim melalui tim gugus tugas mengadakan Rapid Test terhadap pedagang, dimana biaya yang yang dikeluarkan bagi perorang yang bersumber dari anggaran daerah sebesar Rp. 400- 500 ribu perorang.

“Kegiatan rapid test kedepanyanya harus betul- betul diperhitungkan. Karena biaya satu kali rapid itu tidak sedikit, antara Rp 400-Rp. 500 ribu. Sementara saat ini sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya masalah deteksi dini saja, tapi yang tidak kalah penting menunggu perhatian pemerintah untuk manyalurkan bantuan sembako,” ungkap Riskon kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (29/5).

Baca Juga :  Dewan Prihatin Maraknya Peredaran Narkoba di Kotim

Menurut Riskon, seharusnya Pemkab Kotim tidak hanya fokus terhadap pencegahan saja ataupun terhadap masyarakat yang sakit dan terpapar Covid-19. Melainkan bagi masyarakat yang sehat dan kurang mampu juga butuh perhatian,  karena sebagian masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan serta pemasukan.

“Masyarakat yang ekonominya terdampak akibat adanya Covid-19 ini harusnya diberi perhatian juga. Karena banyak warga kita yang sudah tidak bisa bekerja tanpa adanya pemasukan, jadi mereka harus makan apa? sedangkan kabupaten tetangga kita seperti Seruyan, dan Kobar serta lainnya, pemdanya sudah mengeluarkan bantuan sembako kepada warganya,”ucap Riskon.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkab Kotim Gunakan Dana BTT Untuk Tangani Covid-19

Padahal lanjut dia, Kabupaten Kotim ini PAD tertinggi di Kalteng. Namun sampai saat ini tak bisa memberikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak di Kotim.

“Mudahan-midahan ini bisa jadi pertimbangan Pemda Kotim, karena dengan keluarkannya PP Nomor 1 tahun 2020 yang juga sudah diundangkan, tidak lagi melalui pembahasan dengan DPRD, jadi semestinya bantuan bisa lebih cepat diterima masyarakat Kotim,” tandasnya. (Ry)

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

Dewan Dorong Pemkab Kotim Segera Bantu Korban Banjir

DPRD Kotim

Komisi IV Cek Proyek Pembangunan Jembatan Runting Tada

DPRD Kotim

Dewan Desak Pemkab Kotim Beri Solusi Ekonomi Masyarakat

DPRD Kotim

Dewan Usul Perawat Diberi Insentif

DPRD Kotim

Dewan Koordinasi ke Kemenhub Terkait Penerapan E-Parking

DPRD Kotim

Dewan Sepakat Bakal Panggil Paksa Pihak Eksekutif

DPRD Kotim

Prihatin, Habitat Orangutan Semakin Berkurang

DPRD Kotim

Dewan Kritik Pekerjaan Proyek Drainase di Jalan Protokol
error: Content is protected !!