Home / DPRD Kotim

Selasa, 5 Mei 2020 - 16:03 WIB

Bupati Kotim Dinilai Keliru Menganggap Dewan Setara OPD

Sejumlah anggota DPRD Kotim saat poto bersama seusai rapat internal Senin (4/5).

Sejumlah anggota DPRD Kotim saat poto bersama seusai rapat internal Senin (4/5).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim, Muhammad Arsyad, menilai bahwa Bupati Kotim keliru menganggap DPRD setara dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut Arsyad, pernyataan Bupati yang menyetarakan lembaga legislatif setara dengan OPD, itu sangat keliru dan seakan merendahkan lembaga DPRD.

“Lembaga legislatif ini bukan termasuk OPD dan bawahan Bupati, tetapi DPRD adalah merupakan mitra pemerintah daerah. Harusnya Bupati memahami itu,”ungkap Arsyad seusai mengikuti rapat internal Senin (4/5).

Baca Juga :  Dewan Kritik Pekerjaan Proyek Drainase di Jalan Protokol

Pada kesempatan ini Arsyad juga meluruskan terkait tertundanya 35 persen Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat tersebut seakan-akan pihak DPRD yang disalahkan sengaja menunda. Menurutnya, pernyataan yang menuding pihak DPRD Kotim tersebut bisa membangun persepsi yang salah ditengah masyarakat.

Baca Juga :  Warga Pahirangan Portal Kebun PT.KMA

“Dikira seakan- akan lembaga DPRD lah sebagai penghambat atas terlambatnya dana DAU tersebut. Padahal, saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemkab Kotim yang belum selesai menyusun realokasi anggarannya,”tandas Arsyad. (RY)

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

Legislator Ini Sarankan DPRD Kotim Keluar dari Tim Gugus Tugas Covid-19

DPRD Kotim

Dewan Minta Laporan LHP BPK Segera Disampaikan

DPRD Kotim

Jelang Pilkades, Ketua DPRD Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

DPRD Kotim

Dewan Desak Pemkab Kotim Gunakan Dana BTT Untuk Tangani Covid-19

DPRD Kotim

Dewan Desak PBS Ikut Perbaiki Ruas Jalan Kecamatan Parenggean

DPRD Kotim

Curah Hujan Tinggi, Dewan Ingatkan Warga Pedalaman Waspada Banjir

DPRD Kotim

Perusahaan Sawit Harus Perhatikan Limbahnya

DPRD Kotim

Pengangguran Lebih Banyak di Kota Ketimbang di Desa
error: Content is protected !!