



Buntok KaltengEkspres.com – Kepala Desa Janggi Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Fatli mengatakan bahwa adanya pandemi Covid-19 secara global, bukan hanya berdampak terhadap kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran saja. Namun tidak kalah penting jadi perhatian serius bersama, adalah melemahnya daya beli masyarakat di daerah itu.
“Merosotnya daya beli masyarakat Desa saat ini, merupakan salah satu dampak dari melemahnya ekonomi akibat anjloknya harga komoditi unggulan warga, yaitu rotan dan karet,” kata Fatli itu kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (9/4/2020).
Ia menjelaskan, anjloknya harga karet dan Rotan, di perparah dengan kondisi iklim yang memasuki musim penghujan, sehingga masyarakat tidak bisa memanen dua komoditi tersebut, karena diterpa banjir akibat meluapnya DAS Barito.
“Meskipun ketersedian dan harga sembako masih aman dan stabil, namun bila masyarakat tidak memiliki penghasilan, bagai mana mereka bisa membelinya” jelasnya.
Masih dikatakan Kades Janggi itu, saat ini yang diharapkan masyarakat, adanya dukungan dan bantuan pemerintah daerah, termasuk DPRD, sehingga masyarakat di desa tidak makin terpuruk.
“Sekarang yang perlu dipikirkan pemerintah daerah, termasuk DPRD, bagai mana caranya agar masyarakat dapat bertahan hidup dengan layak, meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19,” tandasnya. (rif).