Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin Positif Covid-19

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Nafarin

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin positif coronavirus disease 2019 (Covid-19). Kabar itu, tentu sangat mengejutkan. Mengingat, orang nomor satu di Kota Cantik itu dinyatakan positif tanpa gejala.

Fairid dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil Swab tes kedua. Sebelumnya pada hasil swab tes pertama, Fairid Naparin sempat dinyatakan negatif. Kabar tersebut dibenarkan langsung Fairid melalui akun media sosialnya, Selasa (28/4/2020).

“Yup setelah hasil swab pertama negatif, hasil swab kedua di nyatakan positif,” kata Fairid.

Dalam hal ini Fairid mengaku tidak merasakan keluhan apa pun, apalagi sakit. Dia mengatakan kondisinya dalam keadaan sehat wal afiat.

“Saya masih bingung mau berkata apa, tetapi kondisi saya sehat tanpa ada sakit apapun. Saya mendapatkan kabar tadi malam setelah salat magrib, kaget, sedih, bingung iya,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kota Palangka Raya ini menyebut, saat ini masyarakat sedang membutuhkan perhatiannya sebagai kepala daerah. Dia mengaku juga mendapat dukungan moral dari keluarga.

“Kita sedang gencar dan banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, saya malah begini. Tetapi setelah mendengar nasehat keluarga, terutama kedua orang tua serta saudara dan kerabat akhirnya saya menerima dengan ikhlas,” katanya.

Lebih lanjut, Fairid mengatakan pemerintahan kota akan tetap berjalan. Dia menyebut saat ini tengah dalam persiapan untuk menjalani isolasi.

“Boleh jadi kita diminta banyak berdoa karena bulan Ramadhan dan di suruh istirahat. Doakan saja cepat sembuh kembali, dan insyaallah pemerintah tetap hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

 

Minta Rafid Tes Untuk Wartawan

Selama beberapa hari terakhir, selain berinteraksi dengan staf, Fairid diketahui beberapa kali berinteraksi dengan sejumlah wartawan.

Untuk itu, PWI Provinsi Kalteng mendesak Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya segera mendata wartawan yang telah melakukan kontak dalam 14 hari terakhir dengan Wali Kota. Selanjutnya, melakukan rapid tes terhadap seluruh wartawan yang melakukan kontak langsung. Hal itu penting dilaksanakan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di kalangan jurnalis.

“Saya mendesak Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, segera melaksakan rapid Tes kepada wartawan yang kontak dengan Wali Kota dalam 14 hari terakhir,” kata Ketua PWI Provinsi Kalteng Haris Sadikin, melalui press release, Selasa (28/4/20).

Menurut Haris, rapid tes penting dilaksanakan, mengingat aktivitas wartawan cukup padat. Setelah melakukan kontak dengan wali kota, tentu wartawan berinteraksi dengan orang lain. Itu berpotensi dalam penyebaran covid-19. Karena itu, penting untuk segera diketahui kondisi kesehatan wartawan yang telah melakukan kontak dengan wali kota. (Ra)

Berita Terkait