Home / DPRD Kotim

Selasa, 14 April 2020 - 14:43 WIB

Dewan Nilai Surat Penggalangan Donasi RSUD Murjani Sampit Keliru dan Menyalahi Wewenang

Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah.

Anggota DPRD Kotim Riskon Fabiansyah.

SAMPIT, KaltengEkspres.com –  Beredarnya surat penggalangan donasi dari pihak RSUD dr.Murjani Sampit di media sosial (medsos), menuai tanggapan dari Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah.

Menurut Riskon, kebijakan yang diambil manajemen RSUD dr Murjani Sampit mengeluarkan surat penggalangan donasi tersebut sudah keliru dan menyalahi wewenang. Lantaran tidak berkoordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19 Kotim, yang di Ketuai langsung oleh Bupati Kotim Supian Hadi.

“Beredarnya surat resmi terkait penggalangan dana yang dibuat pihak RSUD tersebut sangat keliru, dan juga bisa dikatakan menyalahi wewenang, karena belum berkoordinasi dengan tim gugus tugas Covid-19 Kotim,”ungkap Riskon kepada awak media Kalteng Ekspres.com, Selasa (14/4).

Baca Juga :  Dewan Dukung Perpres SHRS Ditinjau Ulang

Selain itu, lanjut Riskon, pihaknya dari DPRD Kotim sudah menggelar rapat koordinasi dengan beberapa instansi terkait, dimana rakor tersebut sebelumya telah membahas terkait anggaran yang disiapkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19, termasuk untuk perlengkapan APD tenaga medis di RSUD dr Murjani Sampit.

“Waktu rapat itu telah disepakati dana APBD sebesar Rp 60 miliar digeser untuk penanggulangan pandemi Covid-19 ini. Bahkan Bupati juga mengatakan akan menggeser anggaran proyek sebesar Rp. 200 miliar. Sangat aneh saja jika RSUD dr Murjani Sampit menggalang donasi. Intinya mereka telah keliru mengeluarkan surat tersebut,” tegas Riskon.

Baca Juga :  Dewan Sayangkan Pasar Dibiarkan Bebas, Sementara Masjid Ditutup

Riskon menambahkan, bahwa pergeseran anggaran yang disepakati dari dana APBD bulan lalu itu, memang patut di pertanyakan, sehingga pihak RSUD meminta sumbangan ke pihak luar.

“Patut kita pertanyakan pergeseran dana APBD ini kemana saja. Kenapa pihak RSUD dr Murjani minta sumbangan keluar. Padahal pergeseran dana APBD masing-masing daerah sudah diarahkan oleh pemerintah pusat untuk di prioritaskan melengkapi APD di rumah sakit setempat,” tandasnya. (Ry)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab kaltengekspres.com.

Share :

Baca Juga

DPRD Kotim

Dewan Prihatin Peredaran Narkoba di Pedalaman Cukup Tinggi

DPRD Kotim

Dewan Dorong Dirumuskan Perda Parkir

DPRD Kotim

Dewan Dukung Langkah Pemkab Kotim Liburkan Sekolah

DPRD Kotim

Dewan Kotim Polisikan PT KMA 

DPRD Kotim

Dewan Minta Disperindag Rutin Sidak Pasar

DPRD Kotim

Dana Aspirasi Cenderung Buat Proyek Dewan Sendiri

DPRD Kotim

Dukung Pengembangan Pantai Ujung Pandaran

DPRD Kotim

Massa Ancam Geruduk Kantor Pemda Kotim, Ada Apa?