Home / Kotim

Senin, 23 Maret 2020 - 11:26 WIB

Tak Jera, Napi Tua Lapas Sampit Kembali Mengedar Sabu

Tersangka saat diamankan di Mapolres Kotim Senin (23/3).

Tersangka saat diamankan di Mapolres Kotim Senin (23/3).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Tinggal di dalam ruang tahanan (rutan) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sampit tak membuat jera dan tobat bagi Samsul Bahri (60). Narapidana (Napi) ini kembali berbuat ulah, dengan mengedarkan narkoba jenis sabu di dalam Lapas setempat Minggu (22/3/2020). Tak tanggung-tanggung sabu yang diedarkannya sebanyak 24 paket, dengan berat total 9,11 gram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, residivis kasus narkoba yang sudah tiga kali menjalani hukuman di Lapas Sampit ini, kembali diproses hukum untuk yang keempat kalinya.

Kapolres Kotim AKBP M Rommel melalui Kasatnarkoba Iptu Arasi mengatakan, pelaku ini merupakan residivis kasus narkoba, sudah tiga kali terjerat kasus yang sama. Bahkan saat ini masih menjalani hukuman di Lapas Sampit. Namun kembali berbuat ulah dengan mengedarkan sabu di dalam Lapas setempat.

Baca Juga :  Nyawa Warga Parebok Melayang Usai Menabrak Jalan Berlobang

“Penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat petugas Lapas Sampit melakukan pemeriksaan rutin di kamar 2E Blok E. Saat itu petugas menemukan narkoba jenis sabu di lemari milik pelaku sebanyak 24 paket seberat 9,11 gram. Temuan ini langsung diberitahukan ke kita. Bergerak cepat kita lagsung mengamanka pelaku,”ungkap Arasi kepada awak media, Senin (23/3/2020).

Saat ini pelaku beserta barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Kotim guna dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, untuk mengetahui siapa pemasok barang haram tersebut.

Baca Juga :  Jual Sabu, Pria Berjenggot di Jalan Delima Sampit Diringkus Polisi

“Kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan, terkait dari mana asal barang tersebut, dan siapa penyuplaynya, serta pelaku lainnya yang terlibat, karena barang haram ini seakan dengan leluasa bisa masuk begitu saja kedalam lapas, padahal penjagaannya juga terbilang ketat,” ujar Arasi.

Akibat perbuatanya ini, pelaku dikenakan pasal 114 (2) jo pasal 112 (2) UU RI no.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara, dan maksimal 20 tahun penjara. (Ry)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tidak Hanya Diperbaiki, Jembatan Sasaran TMMD Juga Dibikin Cantik

Kotim

Rehab Jembatan Sei Babirah Tinggal Pengecatan

Kotim

Selama Februari, Polres Kotim Tangkap 16 Tersangka Narkoba

Kotim

Dandim Sangat Puas dengan Kinerja TMMD di Pulau Hanaut

Kotim

Polisi Buru Oknum Dicurigai Pembunuh Bos Sawit dan Asistennya

Kotim

Hantam Mobil Berbelok, Pengendara Motor Terkapar di Jalan Raya

Kotim

Datangkan Akbar Tanjung, Seminar HMI Diikuti Antusias Warga Kotim

Kotim

Satlantas Sosialisasi Prokes ke Pedagang
error: Content is protected !!