



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ditemukannya dua orang terpapar virus corona di Indonesia, membuat kwatir sebagian masyarakat di daerah seperti yang terjadi di wilayah Kalteng, khususnya Palangka Raya. Warga mulai beramai-ramai memborong masker yang dijual di sejumlah apotek. Akibatnya, masker yang dijual di sejumlah apotek ini banyak yang sudah habis dibeli.
Informasi yang dihimpun KaltengEkspres.com di lapangan, banyaknya Apotek yang kehabisan stok masker. Hingga tertulis didepan meja Apotek. “Maaf masker kosong” tulisan tersebut banyak terpampang disetiap Apotek dalam Kota Palangka Raya.
Novi (22) salah satu Apoteker Metro di Jalan G. Obos mengatakan, bahwa memang banyak kosong masker dan harganya pun melambung tinggi dari harga Rp 1000 rupiah menjadi Rp 4000 rupiah.
“Banyak kosong mas mungkin karena distributornya juga kehabisan dan harganya pun mahal,”Kata Novi saat dikonfirmasi KaltengEkspres.com di Apotik Jalan G. Obos, Selasa (3/3/2020) siang.
Pada kesempatan ini ia juga menyampaikan Apoteker RSIA Bunda, Dina (29) bahwa dari distributor penyediaan masker juga habis.
“Kemarin diborong sampai 10 kotak saya tidak paham untuk apa kok beli sebanyak itu,”ungkap Dina.
Menurut dia, pembelian masker tidak seperti saat hari-hari biasa. Dengan adanya isu Virus Corona masker banyak diborong sampai puluhan kotak.
Saat yang sama, Eva (22) salah satu pembeli masker ketika diwawancarai juga membenarkan, bahwa memang langka persediaan masker disejumlah Apotek di Kota Palangka Raya.
“Tadi saya sudah keliling apotek mas dan ada satu apotek tapi pembelian dibatasi hanya boleh beli satu saja,”bebernya.
Adapun Apotek yang mau menjuali masker, lanjut Eva yakni di Apotik Bahagia Jalan Ahmad Yani. Sedangkan yang langka masker di Apotik Mulia Jaya dan dua tempat Apotik Kimia Farma juga kosong.
“Saya juga takut adanya isu Virus Corona, makanya beli masker agar terhindar dan tidak tau juga bagaimana cara mencegahnya jadi beli masker aja,”ungkap Eva. (am)