Home / Pemkab Kobar

Sabtu, 21 Maret 2020 - 16:31 WIB

Pasien ODP dan PDP di Kobar Meningkat

Achmad Rois saat memberikan keterangan pers di Pangkalan Bun, Sabtu (21/3/2020). Foto : yus

Achmad Rois saat memberikan keterangan pers di Pangkalan Bun, Sabtu (21/3/2020). Foto : yus

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun kini merawat 6 Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Empat dari enam orang PDP tersebut merupakan warga Kabupaten Kobar yang kini dirawat dalam ruangan isolasi. Bertambahnya jumlah pasien PDP ini, sehingga angka PDP di Kobar berjumlah sebanyak 41 orang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemkab Kobar Achmad Rois mengatakan, ada penambahan 1 orang pasien di ruang isolasi yang masuk ke RSSI Pangkalan Bun pada tanggal 20 Maret 2020 sore, asal Kecamatan Kumai. Dari 6 orang PDP itu, 5 orang jenis kelamin laki-laki dan 1 orang perempuan.

” Riwayat perjalanan dari 4 orang PDP asal Kabupaten Kobar pernah satu pesawat pada tanggal 13 Maret 2020 dari Jakarta, sedangkan 1 orang PDP asal Kabupaten Sukamara dan 1 orang Kabupaten Lamandau,” kata Achmad Rois kepada awak media, usai mengikuti rapat yang di pimpin langsung oleh Gubernur H Sugianto Sabran, Sabtu (21/3).

Baca Juga :  Tegas! Pj Bupati Kobar Larang ASN Tambah Libur

Achmad Rois  menjelaskan, ada peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan kini berjumlah 41 orang yang tersebar di 5 Kecamatan se-Kobar yakni Kecamatan Arut Selatan ada 2 ODP , Kumai 16, Pangkalan Lada 16, Pangkalan Banteng 3 dan Arut Utara 4 ODP, sementara Kecamatan Kotawaringin Lama belum ditemukan orang dalam pemantauan.

” Untuk 41 orang dalam pemantauan ini saat ini berada dalam pemantauan selama 14 hari oleh petugas kesehatan Puskesmas setempat, dimana 41 ODP ini pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit, dimana dalam pemantauan itu dilihat perkembangan kesehatan, jika ada gangguan pernafasan maka langsung dibawa ke ruangan Isolasi,” kata Achmad Rois.

Baca Juga :  Pemkab Kobar Borong 4 Penghargaan dari BKKBN Kalteng 

Saat ini lanjut Achmad Rois, 41 ODP melakukan isolasi diri dan juga mereka dengan kesadarannya sendiri melakukan pembatasan tanpa melakukan kontak selama dalam pemantauan.

” Kami memberikan edukasi kepada 41 orang ini agar mereka pro aktif untuk tidak melakukan aktifitas di luar rumah, sehingga petugas kesehatan begitu melakukan pemeriksaan perkembangan kesehatan akan dengan mudah dan dalam pemantauan itu juga ada pembatasan bagi ODP,”ujar Rois.

Jika ditemukan gangguan pada pernafasan maka petugas pun langsung membawa ke rumah sakit. Karena ini protokol pemberlakuan bagi ODP meski riwayat perjalanan terakhir dari daerah terjangkit.  (yus)

Share :

Baca Juga

Pemkab Kobar

TPP ASN Kobar Cair Sebelum Idul Fitri

Pemkab Kobar

Pj. Bupati Kobar Pimpin Rakordal Triwulan I 

Pemkab Kobar

Bupati Minta ASN Kedepankan Pelayanan Masyarakat

Kobar

Kajari Kobar Sembuh dari Corona

Pemkab Kobar

Dinkes Kobar dan KKP Kolaborasi Cegah Masuknya Coronavirus

Pemkab Kobar

Pj. Bupati Kobar Terima Penghargaan Primaniyarta 2023

Pemkab Kobar

Bupati Kobar Letakan Batu Pertama Pembangunan Musala

Pemkab Kobar

Pelajar Kobar Hadiri Festival Tunas Bahasa Ibu di Jakarta