



PALANGKA RAYA,KaltengEkspres.com – MS (10) seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Jalan Temanggung Tandang Palangka Raya yang nyaris menjadi korban penculikan kini sudah berkumpul dengan keluarganya. Meski demikian anak tersebut masih trauma akibat kejadian yang menimpanya.
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 10 Langkai Gatang mengatakan, bahwa peristiwa tersebut benar dialami korban. Korban sendiri murid kelas 4 di sekolahnya tersebut.
“Benar, itu adalah murid kita di SD Negeri 10 Langkai yang masih duduk di bangku kelas 4,” kata Gatang, Rabu (18/3/2020) sore.
Gatang menjelaskan, dari cerita korban saat itu awalnya ia pulang dari sekolah dan diajak om-om dengan diiming-imingi mau dikasih uang Rp10 ribu dan sempat menolaknya.
“Korban ini sempat menolak dan ditepuk di bagian pundak sebanyak dua kali sama pelaku. Saat itulah korban mulai menurut sama pelaku,” ungkapnya.
Seusai ditepuk lanjut dia, korban saat itu seperti terkena hipnotis dan merasa bahwa bersama orang tuanya. Namun ketika sadar langsung melompat dari motor dan berteriak keras meminta tolong. Korban menangis di pinggir jalan dan bertemu dengan salah satu pegawai bank di Palangka Raya lalu diantar pulang ke rumah.
“Harapan kita kepada orang tua, kalau bisa anaknya diantar jemput sekolah dan supaya anak kita aman,” bebernya.
Hasil pantauan KaltengEkspres.com pihak dari petugas kesehatan, Dinas Sosial, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa sudah mendatangi rumah korban dan hingga saat ini masih merasa trauma. (am)