



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya menegaskan bahwa kabar meninggalnya seorang warga Kranggan 19 Kecamatan Tanjung Pinang Kelurahan Pahandut Kota Palangka Raya karena penyakit infeksi yang diderita di kakinya.
Hal ini untuk meluruskan isu yang beredar bahwa pasien RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya tersebut meninggal karena mengidap penyakit virus corona (covid-19).
“Isu meninggalnya pasien karena penyakit virus corona ini tidak benar alias hoax,”ungkap Kabid Humas RSUD Doris Sylvanus Riza Syahputra kepada awak media, Kamis (26/3/2020).
Ia mengakui, bahwa pasien ini sebelumnya memang pernah dirawat beberapa Minggu yang lalu di rumah sakit setempat, tapi tidak ada gejala Virus Corona yang dideritanya.
Terpisah tetangga almarhum yang pernah menjenguk di Ruang Aster RSUD Doris Sylvanus juga menjelaskan bahwa meninggalkannya korban bukan karena virus Corona tetapi sudah sakit sejak lama.
“Almarhum ini sakit infeksi dibagian kaki sebelah kiri dan kemudian menjalar dan bengkak mungkin karena sakitnya ini akhirnya meninggal dunia,”jelas Enok tetangga almarhum.
Selain itu tetangga almarhum juga kaget saat melihat kondisi jenazah terlihat dibungkus plastik saat turun dari ambulan ketika hendak dimakamkan.
Hal ini diakui tetangga korban lainnya Gendro. Menurut dia, dirinya juga terkejut melihat jenazahnya dibungkus plastik. Padahal almarhum tidak ada gejala Virus Corona.
“Kita warga disini malah kaget mas, kenapa kok jenazahnya dibungkus plastik dan yang mengantar ke pemakaman memakai pakaian seperti robot,”ungkap Gendro kaharap. (am)