Home / Kotim

Senin, 3 Februari 2020 - 21:32 WIB

Seorang ASN di Kotim Ditangkap Polisi Konsumsi Sabu 

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal di perumahan Yudi Idola Jalan Walter Condrad No. 70 Rt. 037 Rw. 008 Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang diringkus anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kotim.

Oknum ASN bernama M.Imam Nazarudin alias Imam (28) disebut bertugas di Kantor Basarnas ini diringkus karena menjadi pengguna aktif Narkoba jenis sabu.

Baca Juga :  Diterpa Angin Kencang, Pasar Pelangsian Ambruk

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel Melalui Kasar Narkoba Iptu Arasi mengatakan, oknum ASN ini ditangkap karena mengonsumsi sabu.  Ia ditangkap di daerah Baamang Senin (3/2/2020).

“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap terkait darimana asal barang tersebut di dapat pelaku,” ungkap Arasi Senin (3/2).

Dari tangan pelaku ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat kotor seberat 0,30 gram.

Baca Juga :  Pergeseran Logistik Melalui Sungai Jadi Tantangan Tersendiri Bagi Satgas TMMD 

Atas perbuatannya tersebut , Imam di kenakan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.(RY)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Kotim

Dewan Inginkan Relokasi Warga Ujung Pandaran Jangan Sampai Menimbulkan Masalah Baru

Hukum Kriminal

Tokoh Adat Minta Polisi Bebaskan Kades Pahirangan

Kotim

Medan yang Sulit Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD

Kotim

Angkut Kayu Tanpa Dokumen, Dua Sopir Truk Ditangkap Polisi

Kotim

Usut Kasus Nur Fitri, Penyidik Polda Bakal ke Kotim

Kotim

Hilang Kendali, Mobil Pikap Seruduk Truk Terpakir, Dua Warga Basirih Tewas di TKP

Kotim

Disambar Motor, Warga Basirih Patah Tangan dan Kaki 

Kotim

Sidang Praperadilan Mantan Kepala BPN Mulai Panas, Dua Belah Pihak Bersekukuh