Home / Kotim

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:07 WIB

Pasca Keracunan, Puluhan Murid SDN 5 Baamang Hilir Terima Bantuan

Kepsek SDN-5 Baamang Hilir saat menyerahkan bantuan kepada para murid didampingi Siti pengusaha kue ultah.

Kepsek SDN-5 Baamang Hilir saat menyerahkan bantuan kepada para murid didampingi Siti pengusaha kue ultah.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Sedikitnya 22 murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Baamang Hilir Kecamatan Baamang yang mengalami keracunan usai menyantap kue ulang tahun, Kamis (20/2) lalu, mendapatkan santunan dari pemilik usaha kue ulang tahun Siti Aisyah. Bantuan tersebut diserahkannya kepada puluhan murid Selasa (25/2/2020).

“Saya berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi para murid,”ungkapnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN 5 Baamang Hilir sekaligus Ketua RT Komando Alfian mengatakan, bahwa pihaknya sangat berterimakasih sekali kepada Siti Aisyah yang sudah memberikan santunan kepada peserta didiknya. Ia berharap peristiwa yang lalu biar lah berlalu, sehingga menjadi pelajaran bersama.

Baca Juga :  Bentuk Dai Polisi, Polres Kotim Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Santri

Ia juga menegaskan kepada seluruh wali murid murid SDN 5 Baamang Hilir, agar tidak merayakan ulang tahun atau acara syukuran lainnya di lingkungan sekolah. Hal tersebut, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan oleh pihak sekolah.

”Selain dilarang bikin acara ulang tahun atau sebagainya di lingkungan sekolah, saya juga meminta kepada seluruh wali murid SDN 5 Baamang Hilir agar tidak membiarkan anaknya membawa handphone (HP) ke sekolah. Karena sekolah ini bukan tempat ajang pamer,” tegas Alfian.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak 22 murid SDN 5 Baamang Hilir, mendadak keracunan hingga terpaksa harus dilarikan ke RSUD Dr Murjani Sampit, dan juga sekaligus guru kelasnya Satiah, usai menyantap kue ulang tahun.

Baca Juga :  Tukang Parkir Enam Kali Setubuhi Gadis Dibawah Umur

Beruntung, saat itu seluruh murid yang mengalami keracunan dapat ditangani dengan cepat. Sehingga tidak ada korban yang mengalami ganguan kesehatan parah.

Dari data yang dihimpun di lapangan, kue yang disantap tersebut ternyata sudah kadaluwarsa. Sehingga para murid dan guru kelasnya tidak menyadari kalau kue tersebut sudah tak layak disantap. Ini diperkuat dari hasil pemeriksaan BPOM, kalau kue tersebut telah berjamur dan memiliki ulat. (Ry)

Share :

Baca Juga

Kotim

Kebakaran di Baamang Ternyata Menimpa TK Tunas Mentaya dan Perumahan Guru

Kotim

Penerimaan Berkas Calon Perseorangan Resmi Ditutup

Kotim

Sidak Swalayan, Tim Gabungan Temukan 27 Merek Makanan Kaleng Bercacing

Kotim

Wahh! Tidak Terdaftar, Ternyata Masih Ada PSK Pal 12 Bertahan

Kotim

Tim Gabungan Cek Sampel Air Sungai Sampit

Kotim

Demi Adipura,PKL Diberi Peringatan

Kotim

Jual 325 Butir Pil Dextro, Ogok Diringkus Polisi

Kotim

Dua Budak Sabu Baamang Diringkus Polisi