



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 36,5 tepatnya di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menuai sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim Riskon Fabiansyah. Pasalnya, keberadaan Pustu tersebut dikabarkan tidak berfungsi, dan juga dibiarkan terbengkalai ditumbuhi rerumputan.
“Kita di Komisi III yang bermitra dengan Dinas Kesehatan Kotim sangat menyayangkan keberadaan Pustu yang sudah dibangun, namun tidak difungsikan. Karena itu kami di Komisi III akan segera melakukan pengecekan, untuk mengetahui terkait laporan dari warga, bahwa pustu yang berada di Km 36,5 tersebut sudah lama tidak berfungsikan,” kata Riskon Fabiansyah, Kamis (27/2/2020).
Politisi Golkar ini mengatakan, jika tak difungsikan, berati sebelumnya Pustu tersebut dibangun tidak berdasarkan manfaat melainkan hanya keinginan oknum sehingga terkesan membuang uang negara.
“Intinya pembangunan pustu tersebut tanpa melaui perencanaan yang matang,”tegas Riskon.
Riskon berharap, agar Pemkab Kotim melalui Dinas Kesehatan segera mengaktifkan, serta melakukan pemetaan pegawai dan juga segera dibersihkan karena dipenuhi rumput dan kayu. Disamping itu ia juga meminta kepada Dinkes Kotim agar menginventarisir jumlah keseluruhan Pustu serta juga mengawasi pelayanannya.
“Apa sudah berjalan optimal dalam melayani masyarakat atau malah sebaliknya,”ucap Riskon.
Riskon menambahkan, bahwa keberadaan Pustu sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga disayangkan jika hanya menjadi gedung kosong tanpa ada aktivitas pelayanan kesehatan.
“Masalah ini jadi perhatian khusus kita, karena merupakan kepentingan orang banyak. dalam waktu dekat ini, jika tidak ada halangan kita di Komisi III akan melihat langsung kondisi Pustu tersebut,” tandasnya. (RY)