Home / Kotim

Rabu, 8 Januari 2020 - 08:49 WIB

Tragis, Mantan Sekdes di Sangai Tega Bunuh Ibu Kandung

Korban saat tergeletak bersimbah darah di rumahnya Rabu (8/1/2020) dini hari.

Korban saat tergeletak bersimbah darah di rumahnya Rabu (8/1/2020) dini hari.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Kasus pembunuhan terjadi di Desa Tumbang Sangai RT 10 Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Seorang pria bernama Firmansyah alias Firman (34) tega membunuh ibu kandungnya sendiri bernama Bilu (66) menggunakan senjata tajam.

Pembunuhan keji ini dilakukan pelaku, Rabu (8/1/2020) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.  Diduga anak durhaka ini tega menghabisi nyawa ibunya karena dipengaruhi narkoba.

Kepala Desa (Kades) Sangai H Toto mengatakan, peristiwa tragis ini berawal saat korban salat tahajud tengah malam. Seusai salat korban kemudian menasehati anaknya yang diduga sedang sakau atau kecanduan narkoba.

Baca Juga :  Polisi Lumpuhkan Pelaku Pembunuhan Warga Penyahuan

Alih-alih dinasehati menurut, pelaku malah emosi dan menghabisi nyawa ibunya dengan membacok tubuh ibunya menggunakan sajam hingga mengakibatkan korban meninggal dunia bersimbah darah di dalam rumah.

“Saat kejadian kami beserta perangkat desa langsung mendatangi rumah korban. Namun saat berada di rumah korban, kondisi korban sudah tergeletak  tak bernyawa meninggal dunia akibat dibunuh anak kandungnya,”ungkap Toto via telpon seluler (ponsel) Rabu (8/1/2020) pagi.

Toto menjelaskan, bahwa pelaku ini merupakan mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Sangai yang menjabat pada periode tahun 2013 lalu. Selama ini, pelaku dikenal memang sering mengonsumsi minuman keras dan narkoba.

Baca Juga :  Warga Dukung Keberlanjutan TMMD karena Sangat Bermanfaat

Usai kejadian lanjut dia, pelaku langsung diamankan warga setempat bersama petugas kepolisian terkait. Pihaknya berharap, agar kejadian serupa tak terulang lagi peredaran miras dan narkoba di Desa Sangai bisa diberantas. Karena selama ini pengawasan khususnya dari pihak kepolisian masih lemah sehingga peredaran miras dan narkoba di desa setempat sulit diberantas. (ahm)

Share :

Baca Juga

Kotim

Balap Liar, Belasan Remaja Diciduk Polisi

Kotim

Saat Direnovasi Satgas TMMD, Masyarakat Lebih Rajin Beribadah ke Musala

Kotim

Curi Sepeda Motor Terpakir, Ogong Dibekuk Polsek Kota Besi

Kotim

Bawa Satu Paket Sabu, Warga Sawahan Diringkus Polisi

Kotim

Warga Apresiasi Progres Sasaran Fisik TMMD

Kotim

Warga Dibekali Pengetahuan Tentang Bahaya Narkoba

Kotim

Pentingnya Fungsi Jembatan di Kecamatan Pulau Hanaut

Kotim

Pasca Penutupan TMMD, Anak-anak Rindu Bermain Bersama Anggota TNI