Home / Metro Palangka Raya

Kamis, 30 Januari 2020 - 15:05 WIB

Sehari, 8 Budak Sabu Disergap Satresnarkoba Polresta Palangka Raya

Kedelapan pelaku saat diamankan di Mapolresta Palangka Raya Kamis (30/1/2020).

Kedelapan pelaku saat diamankan di Mapolresta Palangka Raya Kamis (30/1/2020).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya berhasil menangkap delapan pengguna narkoba dalam sehari dengan waktu yang berbeda.

Kapolresta Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melalui Kasat Narkoba Kompol Wahyu Edi mengatakan, kedelapan pelaku ini diamankan dari sejumlah tempat berbeda pada, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga :  OTT Anggota DPRD Kalteng Diduga Terkait Suap Pembuangan Limbah Sawit di Seruyan

Kedelapan tersangka rata-rata pemakai ini, bernama Haryadi (23), Hardiansyah, (27) Arham (24), Jamal (33) dan Joko (30), Darnedi (25), Anton (25) dan Nofri (26). Mereka diamankan berserta barang bukti paket sabu.

“Dari para tersangka ini kita mengamankan barang bukti beberapa paket sabu. Kini kedelapan pelaku ditahan di Polresta Palangka Raya untuk menjalani proses hukum,”ungkap Kompol Wahyu Edi, Kamis (30/1/2020) siang.

Baca Juga :  Polda Kalteng Bakal Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Terhadap para pelaku ini, dikenakan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (am)

Share :

Baca Juga

Hukum Kriminal

Jual Curian di Facebook Seorang Pria Dibekuk Polisi

DPRD Kota

Dewan Nilai Partisipasi Masyarakat di Pilkada Kota Sangat Bagus

Metro Palangka Raya

Debat Publik Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Tetap Berjalan

DPRD Kota

Disperkim Kota Diminta Pangkas Pohon Tua

Metro Palangka Raya

Ahmad Diran Ditunjuk Sebagai Plt Ketua DPW PAN Kalteng

Metro Palangka Raya

Tertangkap Basah, Maling Kotak Amal Nyaris Diamuk Warga

Metro Palangka Raya

Tragis, Pria Asal Katingan Meninggal Dunia Usai Diserang Orang Gila 

Metro Palangka Raya

Unik! Pelaku Begal Payudara Malah Minta Dihukum Mati
error: Content is protected !!