Home / Pemprov Kalteng

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:31 WIB

Pemprov Kalteng Janji Perjuangkan Nasib Peladang

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah terus berupaya untuk memperjuangkan nasib para peladang yang tertangkap karena melakukan pembakaran lahan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail bin Yahya menyatakan, bahwa pihaknya terus menyuarakan hal tersebut di Kementerian.

“Setiap bertemu dengan Kementerian kita selalu menyuarakan hal tersebut, bahkan jika bisa kita minta kepada Kepolisian agar memisahkan pembakar dilahan bergambut dan tanah mineral,” ujar Habib.

Dalam hal ini, yang dimaksudkan oleh orang nomor 2 di Kalteng ini adalah para peladang tidak diperbolehkan sama sekali membakar dilahan bergambut, namun untuk tanah mineral atau tanah keras pembakaran dapat diberlakukan dengan kearifan lokal dan pengawasan.

Baca Juga :  Lagi, 85 Koli Bantuan APD Pemerintah Pusat Tiba

“Hanya saja yang menjadi masalah, mereka (peladang.red) melakukan pembakaran berbarengan karena musim kemarau cuma sebentar. Sehingga pengaturan dilapangan menjadi sulit, ” jelas Habib.

Tidak dipungkiri akibat adanya larangan ini menyebabkan beberapa masyarakat melakukan pembakaran diam-diam. Menanggapi hal tersebut, Wagub mengatakan bahwa Pemprov memberikan bantuan berupa traktor mini bagi masyarakat yang ingin membuka lahan.

“Masyarakat dapat menghubungi Dinas Pertanian di Kabupaten/Kota masing-masing, mesin tersebut akan dipinjamkan kepada masyarakat,” jelas Wagub.

Ia menegaskan, ini hanyalah kebijakan dilapangan dan pihaknya tidak dapat mengeluarkan peraturan yang bertentangan dengan Pemerintah Pusat. Namun Ia sekali lagi berkata bahwa pihaknya akan memperjuangkan nasib para peladang.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Dukung Pengembangan Wisata Kobar

Pemerintah pusat berpikir sistem ladang berpindah adalah para peladang akan terus-terusan membabat hutan, yang tidak mereka pahami adalah bahwa sistem ladang berpindah memiliki siklus dimana pada rentang 2-3 tahun para peladang akan kembali ke lahan pertama yang mereka buka.

“Penyamaan persepsi inilah yang masih kita perjuangkan ditingkatkan pusat. Pemrov sendiri telah mendata berapa jumlah peladang dan berada di daerah mana saja,” pungkasnya. (via)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Gelar FGD dengan Awak Media, Pemprov Paparkan Kemajuan Kalteng 3 Tahun Terakhir

Pemprov Kalteng

Disbudpar Kalteng Gelar Menyauk Lauk

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Bakal Kucurkan Dana Pinjaman Bunga Nol Persen

Pemkab Kobar

Sekda Pimpin Rakor Sambut Kunjungan Wakil Presiden

Health

Wagub Edy Pratowo Minta Warga Tetap Patuhi Prokes

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Prihatin Banjir Melanda SMKN 1 Bukit Santuai

Pemprov Kalteng

Penyaluran Paket Sembako Bagi Masyarakat Barsel Terdampak Covid-19 Tetap Utamakan Prokes

Pemprov Kalteng

Pemprov Gelar Rapat Teknis Pra Musrenbang
error: Content is protected !!