Home / Kotim

Sabtu, 11 Januari 2020 - 19:32 WIB

Kotim Jadi Sarang Pabrik Miras Terbesar di Kalteng

Pabrik miras terbesar yang ada di Kotim ini sedang dipasang garis polisi oleh anggota Polda Kalteng.

Pabrik miras terbesar yang ada di Kotim ini sedang dipasang garis polisi oleh anggota Polda Kalteng.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng telah mengungkap keberadaan pabrik pembuatan minuman keras (miras) skala besar di Kalteng baru-baru ini, tepatnya Kamis (9/1/2020). Pabrik miras jenis ciu ini terletak di Jalan Jendral Sudirman Km 9,5 arah Sampit – Pangkalan Bun tepatnya di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim.

Dari lokasi ini, angggota berhasil menangkap pemilik pabrik miras tersebut bernama Chairudin alias Ajung bersama barang bukti ratusan drum ukuran 200 liter, dan ribuan botol kosong, serta ragi, hingga puluhan botol alkohol berkadar 90 persen.

Dari pantauan di TKP, pabrik tersebut berada jauh dari area pemukiman. Seusai dilakukannya penyitaan oleh Polda Kalteng, lokasi tampak sunyi karena hanya terlihat sebuah tumpukan kayu dan beberapa bangunan yang digunakan untuk pengolahan miras.

Baca Juga :  Hantam Pikap, Pengendara Motor Kritis

Bahkan pabrik miras ini disebut-sebut sebagai pabrik pengolahan miras terbesar se-Kalimantan. Pabrik pengolahan miras yang beroperasi ini diperkirakan sudah cukup lama, dan tidak memiliki izin alias Illegal.

Keberhasilan Polda Kateng membongkar pabrik miras tersebut di apresiasi oleh Ormas Sikat Narkoba Kotim. Salah seorang pengurus Ormas Sikat Narkoba Kotim, Joni Abdi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi Polda Kalteng atas keberhasilan membongkar kasus pabrik miras terbesar tanpa izin tersebut.

“Kami selaku organisasi kemasyarakatan yang fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kotim sangat mengapresiasi Polda Kalteng dan jajaran, terkait dengan berhasilnya membongkar peraktik pabrik pengolahan miras terbesar se kalimantan tengah tersebut, yang juga diketahui tanpa izin (illegal) tersebut,”ungkapnya Sabtu (11/1/2020).

Baca Juga :  Bocah Lima Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Lamandau

Terbongkarnya pabrik ini, lanjut dia, menunjukan bahwa masih lemahnya aparat penegakan hukum di Kabupaten Kotim dalam memberantas peredaran miras.

“Artinya aparat penegakan hukum kita masih lemah, dimana pabrik ini dikatakan Polda, terbesar di Kalimantan Tengah bahkan se kalimantan, sebagai pabrik pengolahan miras ilegal, masa tidak tahu padahal pabrik ini operasi nya sudah lama menurut pemberitaan”ujar Joni Abdi. (RY)

Share :

Baca Juga

Kotim

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Empat Remaja Menggunakan Balok

Kotim

Edar Dua Paket Sabu, Warga Baamang Tengah Diringkus Polisi

Kotim

Pencuri Sawit Terciduk, Tiga Rekannya Berhasil Kabur

Kotim

Laka Maut di Jalan Sudirman Tewaskan Bapak dan Anak

Kotim

TMMD Tingkatkan Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Pulau Hanaut

Kotim

Relokasi Pemukiman Warga Ujung Pandaran Hampir Rampung

Kotim

Ayo! Diduga Belum Kantongi Izin, PT BSP Masih Beraktivitas Gali Tanah Latrit

Kotim

Menabrak Batang Pohon, Avanza Rengsek Berat
error: Content is protected !!