Home / Kobar

Senin, 6 Januari 2020 - 17:51 WIB

Diduga Dianiaya, ABG Ditemukan Tergeletak dengan Mulut Berdarah

Korban saat masih tergeletak di lokasi kejadian Senin (6/1/2020).

Korban saat masih tergeletak di lokasi kejadian Senin (6/1/2020).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Seorang remaja masih berusia dibawah umur sebut saja Melati (16), warga Kecamatan Kumai, ditemukan tergeletak dengan mulut berdarah di Taman Kota Manis Bundaran Pancasila Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (6/1/2020) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Diduga kuat remaja ini tewas karena menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan.

Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP Rendra Aditia Dhani mengatakan, remaja gadis tersebut awalnya ditemukan oleh seorang warga yang sedang lari pagi di taman tersebut. Saat itu saksi tersebut mendengar ada suara seperti  meminta tolong. Saat didekati oleh saksi, ia melihat ada seorang gadis menggunakan baju panjang warna kuning tergeletak  di dekat air mancur taman dengan mulut berdarah.

Baca Juga :  Dewan Dukung Peremajaan Armada Pengangkut Sampah

Ketakutan saat menemukan korban, saksi kemudian dengan cepat melaporkan kejadian ke Mapolsek Arsel yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Korban yang diketahui masih hidup, kemudian kita bawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Walaupun masih lemah, korban mengatakan ia dianiaya oleh 2 orang temannya yang berjenis kelamin laki-laki,” ungkap Kapolsek kepada awak media.

Bahkan, lanjut Kapolsek, korban juga menjelaskan ia sempat diperkosa oleh temannya tersebut. Berbekal identitas yang diberikan korban, anggota Polsek Arsel mencari dan menangkap 2 terduga pelaku yang juga berusia dibawah 17 tahun sebut saja A dan B, keduanya warga Kecamatan Arsel.

Baca Juga :  Dewan Dorong Dinas PUPR Kobar Kawal Kelanjutan Pembangunan Jembatan Sungai Arut

Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku tambah dia, diperoleh informasi bahwa 1 pelaku hanya ikut menganiaya dan 1 pelaku lagi selain menganiaya korban juga melakukan tindak pidana asusila.

“Karena itulah penanganan kasus ini dibagi dua. Khusus terduga pelaku penganiayaan ditangani di Polsek Arsel dan terduga pelaku penganiayaan dan asusila ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar,” jelas Kapolsek. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Dewan Sorot Kekurangan Guru di Kobar

Kobar

Kreatif, Napi Lapas Pangkalan Bun Buat Lukisan Bernilai Seni Tinggi

Kobar

Cegah Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Gandeng Jurnalis Kobar

Kobar

Mantap! Kelurahan Raja Sediakan Wifi Gratis Bagi Pelajar 

Kobar

Hamdhani Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Manba’ul Ulum

Kobar

KPUD Kobar Sosialisasi Aturan Kampanye Pilkada Kalteng 2020 

Kobar

BPBD Kobar Semprot Disinfektan di Bundaran Pancasila

Kobar

144 Anggota Polres Kobar Dites Urine Mendadak
error: Content is protected !!