Home / Kotim

Rabu, 22 Januari 2020 - 00:31 WIB

Afung Nekat Beralibi Dirampok Hanya untuk Menguasai Uang Bosnya

Terdakwa saat menjalani sidang di PN Sampit Selasa (21/1/2020).

Terdakwa saat menjalani sidang di PN Sampit Selasa (21/1/2020).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Sidang lanjutan mendudukan terdakwa Djie Sau Fung alias Afung kembali digelar di Pengadila Negeri (PN) Sampit. Terdakwa terjerat kasus memberi keterangan palsu dalam kasus penggelapan uang milik Thjai Lie Phin pemilk toko Maitri Cell di komplek PPM Sampit ini, hanya bisa tertunduk saat menghadiri sidang yang dipimpin hakim Muslim Setiawan dan Jaksa Didiek Prasetyo Utomo, Selasa (21/01/2020).

Dipersidangan terdakwa menjelaskan kronologis kejadian, ia mengaku saat itu sedang bermain game online.

“Saat itu main game di handphone, kemudian terpikirkan untak mncari alasan hilangnya uang di brangkas. Setelah mndapatkan ide saya menelpon polisi untuk melaporkannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Dewan Dorong Pemkab Manfaatkan Lahan Terlantar

Setelah itu lanjut Afung, uang tersebut diambil secara berangsur-angsur sejak dari bulan Maret hingga dilaporkan ke polisi. Uang itu sebagian digunakan untuk game online. Saat melaporkan ke polisi terdakwa mengarang bahwa telah dirampok oleh dua orang yang menodongnya dengan celurit dari belakang.

Namun setelah di usut oleh pihak kepolisian, tidak ada tanda-tanda kerampokkan, bahkan dari rekaman CCTV pun tidak menunjukkan keanehan, hingga akhirnya terdakwa mengakui dirinya lah yang mengambil uang tersebut.

Baca Juga :  Tuntut Kejelasan Uangnya, Nasabah CU-EPI Nyaris Mengamuk

“Kerugian sebesar Rp 48 juta itu sudah mulai saya cicil, sekarang sudah terbayarkan Rp 3 juta 5 ratus, saya meminta keringanan karena akan melunasi kerugian ditoko” tandasnya.

Perbuatan tersebut dilakukan terdakwa pada Jumat, 11 oktober 2019 sekitar pukul 17.30 Wib berawal saat Afung membuka brankas yang didalamnya berisi uang sebesar Rp 48 juta dan beberapa ponsel. (br)

Share :

Baca Juga

Kotim

Sudah 12 Ribu Lebih Pemudik Bertolak dari Pelabuhan Sampit

Kotim

Enam Jenazah Korban Kecelakaan Maut Dipulangkan ke Pontianak Kalbar

Kotim

Dua Pengedar Sabu Pesisir Pantai Diringkus Polisi

Kotim

Ini Dampak Ekonomi Dirasakan Warga Ketika Program TMMD Tuntas

Kotim

Warga Tangar Tebas Adik Ipar Hingga Tewas Bersimbah Darah

Kotim

Mantan Kapolres Kotim M. Rommel Tutup Usia

Kotim

Bupati Kotim Lepas Peserta Kemah Jurnalis se-Kalteng

Kotim

Toko Ponsel di PPM Sampit Disatroni Perampok Bersajam